loading…
Pejabat Tingginegara ATR/Kepala BPN Nusron Wahid. Foto/Felldy Utama
“Nggak dengar. Pertama saya tidak mendengar,” kata Nusron Di ditemui Ke Gedung Nusantara III, Kompleks Legislatif, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Nusron Berkata bahwa soal reshuffle itu merupakan hak prerogatif Ri Prabowo Subianto . Supaya, ia tak Memiliki kapasitas Sebagai Merespons hal tersebut.
Baca Juga: Topik Reshuffle, Mensesneg: Prioritasnya Isi Jabatan Wamen yang Kosong
“Kita sebagai pembantunya Bapak Ri tidak elok kalau bicara masalah itu. Tidak pantas, tidak elok, nggak sopan kalau bicara masalah begituan,” ujarnya.
Menurut Nusron, tugas pembantu Ri hanya bekerja dan bekerja. “Itu adalah kewenangan dan prerogatif Bapak Ri. Tulis ya, tidak elok dan tidak sopan Pejabat Tingginegara ngomong reshuffle.”
(zik)
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Tidak Elok dan Tidak Sopan Pejabat Tingginegara Ngomong Reshuffle











