loading…
Seorang karyawan Aramco berjalan Hingga Didekat tangki Energi Hingga kilang Energi dan terminal Energi Ras Tanura milik Saudi Aramco Hingga Arab Saudi Di 21 Mei 2018. FOTO/Reuters
“Proses diplomatik telah mencapai tahap yang sangat maju,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al-Ansari dikutip Untuk Reuters, Selasa (4/8/2026).
Menurut dia, Qatar bersama Pakistan dan Oman terus berkoordinasi secara intensif Untuk memfasilitasi komunikasi Di Washington dan Teheran serta saling bertukar rancangan proposal guna membuka jalan Ke perundingan.
Baca Juga: Tak Mampu Kalahkan Iran, Pentagon Minta Prajurit AS Pendalaman Ide Kreatif dan Tidak Konvensional
Sentimen tersebut langsung menekan harga Energi mentah Brent yang sempat merosot lebih Untuk 2%, memperpanjang pelemahan Di perdagangan Sebelumnya. Investor menilai Kemungkinan tercapainya kesepakatan dapat Memangkas risiko terganggunya pasokan Energi Internasional, meski Kepuasan Hingga Selat Hormuz masih belum sepenuhnya pulih dan lalu lintas kapal tetap terbatas.
Hingga sisi lain, pemerintah Iran membantah pernyataan Kepala Negara AS Donald Trump yang menyebut pembicaraan resmi kedua Bangsa telah dimulai. Teheran menegaskan hingga kini tidak ada Dialog Antar Negara langsung Bersama Washington, sedangkan komunikasi yang berlangsung hanya Melewati Oman Yang Berhubungan Bersama Topik Selat Hormuz. Trump Sebelumnya Berkata Iran Memperoleh “kesempatan terakhir” Untuk mencapai kesepakatan dan menyebut pembahasan dilakukan atas permintaan Iran, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar.
Gangguan Hingga Selat Hormuz masih menjadi perhatian utama pasar energi. Jalur strategis yang menjadi lintasan Disekitar seperlima perdagangan Energi dan Sumber Energi cair (LNG) dunia itu dilaporkan masih nyaris tertutup. Badan Perlindungan maritim Inggris (UKMTO) juga melaporkan sebuah kapal kargo terkena proyektil Hingga Didekat Selat Hormuz, lepas pantai Oman, Agar seluruh awak dievakuasi dan satu pelaut dilaporkan hilang.
Di Pada Yang Sama, Iran tetap Mengharapkan kendali yang lebih besar atas Selat Hormuz. Teheran dilaporkan menolak usulan Oman mengenai pengelolaan bersama jalur pelayaran tersebut dan Mengharapkan kewenangan penuh Untuk Menyimak serta mengintervensi kapal yang melintas. Jika Permintaan itu dipenuhi, posisi strategis Iran Hingga kawasan diperkirakan Akansegera Lebihterus menguat.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Qatar Sebut Damai AS-Iran Menguat, Harga Energi Dunia Langsung Anjlok 2%











