loading…
Aturan The Fed salah satu faktor yang diperhatikan investor Untuk menyusun strategi perdagangan aset digital. FOTO/iStock Photo
“Hasil FOMC September Menunjukkan bahwa perkembangan Fluktuasi Harga masih menjadi salah satu pertimbangan penting Untuk arah Aturan moneter The Fed. Untuk pasar kripto, keputusan suku bunga dan ekspektasi Di Aturan berikutnya dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen serta volatilitas pasar,” ujar Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn seperti dikutip Ke Jumat (18/9/2026).
Baca Juga: 2 Miliarder Kripto Ini Sumbang Rp1,7 Triliun Sebagai Partai Sayap Kanan Inggris
The Fed menaikkan target suku bunga federal funds sebesar 25 basis Nilai menjadi 3,75%-4% Untuk Diskusi Federal Open Market Committee (FOMC) Ke 15-16 September 2026. Keputusan tersebut diambil ketika Fluktuasi Harga Amerika Serikat masih berada Ke level tinggi, Sambil Karya ekonomi Bangsa itu terus berkembang secara solid.
Selain keputusan suku bunga, pelaku pasar mencermati proyeksi ekonomi FOMC yang menempatkan median suku bunga federal funds Ke level 4,1% Ke akhir 2026 dan proyeksi Fluktuasi Harga Personal Consumption Expenditures (PCE) sebesar 3,7%. Perubahan ekspektasi Aturan moneter dapat memengaruhi minat investor Di aset berisiko, termasuk kripto, Melewati perubahan likuiditas dan Kemakmuran pendanaan.
Berdasarkan data CoinMarketCap Ke 17 September 2026 sore, harga Bitcoin berada Ke kisaran USD76.501, menguat 1,13% Untuk 24 jam terakhir, tetapi masih melemah 2,03% Untuk sepekan. Ke Pada Yang Sama, Ethereum tercatat Disekitar USD2.443, naik 1,78% Untuk 24 jam, tetapi turun 1,10% Untuk sepekan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Suku Bunga The Fed Naik, Pasar Kripto Hadapi Dinamika Mutakhir











