loading…
Azzedine Ounahi menghabiskan hari-harinya mengejar bola yang sering kali sudah kempis Ke Ke sudut sederhana Hay Lalla Meriem, sebuah kawasan kelas pekerja Ke Casablanca, Maroko / Foto: Ilustrasi AI
Tetapi, Di jalanan itulah lahir seorang Gelandang yang kini menjadi denyut nadi Timnasional Maroko. Dia adalah Azzedine Ounahi.
Suatu hari Ke 2021, ketika Terbaru direkrut Angers Di kasta bawah sepak bola Prancis, Ounahi mengucapkan kalimat sederhana yang Setelahnya Itu menjelaskan seluruh perjalanan hidupnya. “Ke lingkungan saya, Sebagai keluar, saya harus bermain Di Metode. Bukan mengandalkan Kecepatanakses. Bukan pula kekuatan. Hanya Metode.”
Baca Juga: Prancis vs Maroko: Misi Balas Sejarah
Kalimat itu bukan sekadar filosofi bermain. Itu adalah cara bertahan hidup. Lima tahun Setelahnya Itu, Metode yang ditempa Ke jalanan Casablanca itu bersinar Ke panggung terbesar dunia. Ke Putaran 16 besar Gelar Dunia 2026 Ke Houston, Ounahi menjadi bintang Menang Maroko atas tuan Rumah Kanada.
Dua Tendangan ia cetak Di cara yang berbeda Tetapi sama-sama memukau. Tendangan pertama lahir Lewat Tendangan bebas yang penuh keberanian. Tendangan kedua tercipta lewat penyelesaian dingin Di serangan balik cepat, memperlihatkan ketenangan seorang Manajer kelas dunia.
Maroko Mendominasi 3-0. Ounahi dinobatkan sebagai Manajer terbaik Laga dan Singa Atlas melaju Hingga perempat final Sebagai Berusaha Mengatasi Prancis. Tidak ada yang terjadi secara kebetulan.
Baca Juga: Mimpi Ouahbi dan Misi Bersejarah Maroko Ke Gelar Dunia 2026
Dunia sebenarnya sudah mengenal Ounahi Dari Gelar Dunia 2022 Ke Qatar. Kala itu Maroko membuat sejarah sebagai Regu Afrika pertama yang menembus semifinal. Ke balik Prestasi tersebut, Ounahi menjadi Kendaraan Bermotor Roda Dua permainan yang tak kenal lelah.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Azzedine Ounahi, Di Jalanan Casablanca Sampai Diingat Dunia











