loading…
Penjualan Migas mentah Arab Saudi Di China diperkirakan turun hingga 50% Di Mei 2026 terdampak Konflik Bersenjata Di Iran. FOTO/Reuters
“Penjualan Migas mentah Saudi Di China diperkirakan hanya Disekitar 20 juta barel Di Mei, turun Didalam Disekitar 40 juta barel Di April,” ujar sejumlah pedagang yang mengetahui Ide pengapalan tersebut dikutip Didalam Bloomberg, Selasa (14/4/2026).
Baca Juga: Serangan Iran Pangkas Produksi Migas Saudi 600.000 Barel per Hari
Penurunan pengiriman ini mencerminkan dampak langsung Didalam gangguan distribusi energi Internasional akibat Konflik Bersenjata Iran, yang menghambat arus Migas Melewati Selat Hormuz jalur vital Untuk perdagangan energi dunia. Kemakmuran tersebut memaksa eksportir Sebagai menyesuaikan alokasi pasokan, termasuk Di pasar utama seperti China.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Krisis Selat Hormuz, Penjualan Migas Saudi Di China Diramal Anjlok 50%











