Bisnis  

LPG Plant Cilamaya Diresmikan, Perkuat Hilirisasi Gas Bumi dan Ketahanan Energi

loading…

Pembantu Kepala Negara ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan pengoperasian LPG Plant Cilamaya Hingga Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Kamis (15/10/2026). Fasilitas pengolahan gas bumi ini ditargetkan memperkuat pasokan LPG domestic. Foto/Dok. SindoNews

KARAWANG – PT Energi Nusantara Perkasa (PT ENP) bersama PT Euro Asiatic Jaya (PT EAJ) meresmikan pengoperasian LPG Plant Cilamaya Hingga Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Fasilitas pengolahan gas bumi Di Penanaman Modal Asing USD36,93 juta ini ditargetkan memperkuat pasokan LPG domestik, Mengurangi ketergantungan Perdagangan Masuk Negeri, serta Memperbaiki nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

President Director PT Energi Nusantara Perkasa sekaligus Leader Kerja Sama Operasi (KSO) PT ENP–PT EAJ, Sardjono, menegaskan beroperasinya LPG Plant Cilamaya merupakan bukti nyata kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha Untuk mempercepat hilirisasi gas bumi nasional. Menurut Sardjono, Penanaman Modal Asing Hingga sektor hilir migas tidak sekadar membangun infrastruktur energi, tetapi juga menjadi Pada Di upaya mewujudkan kemandirian energi , Memperbaiki daya saing industri nasional, dan mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan. Baca juga: Pemerintah Siapkan CNG Pengganti LPG, Bahlil: Harga Lebih Murah hingga 40%

Ia juga mengapresiasi Kementerian ESDM, SKK Migas, serta seluruh mitra dan pemangku kepentingan yang mendukung realisasi proyek tersebut. “Prestasi sebuah bangsa tidak hanya ditentukan Di besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi Di keberanian Sebagai mengolahnya menjadi nilai tambah Bagi rakyat,” ujar Sardjono Untuk keterangannya Yang Berhubungan Di peresmian LPG Plant Cilamaya, Jumat (16/10/2026).

LPG Plant Cilamaya dibangun Di kapasitas pengolahan gas terpasang sebesar 40 juta kaki kubik standar per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD). Fasilitas ini diselesaikan Untuk waktu 13 bulan Di nilai Penanaman Modal Asing mencapai USD36,93 juta. Di pengolahan tersebut, fasilitas ini Memperoleh kapasitas produksi LPG sebesar 160 ton per hari atau setara 52.800 ton per tahun.

Hingga Di Itu, kilang mampu menghasilkan kondensat sebesar 320 barel per hari atau setara 105.600 barel per tahun. Pasokan gas bumi berasal Di Lapangan PHE Offshore North West Java (PHE ONWJ), berdasarkan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) Di jangka waktu sembilan tahun dan komitmen pasokan sebesar 37 MMSCFD.

Ke Di Yang Sama, lean gas atau gas sisa hasil pemisahan dikembalikan kepada PHE ONWJ Sebagai dimanfaatkan Di Detail. Pembangunan fasilitas ini dilaksanakan Di PT Pacific Process Engineering (PPE) sebagai kontraktor engineering, procurement, construction, and installation (EPCI), Di Pemberian Keahlian proses yang dikembangkan Hingga Untuk negeri.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: LPG Plant Cilamaya Diresmikan, Perkuat Hilirisasi Gas Bumi dan Ketahanan Energi

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้