AS Temukan Peristiwa Pidana Terbaru Cacing Pemakan Daging, Bisa Serang Manusia?

Jakarta

Seekor anak sapi Ke Texas, Amerika Serikat, dilaporkan terinfeksi New World screwworm, lalat parasit yang larvanya (belatung) memakan jaringan hidup hewan. Temuan ini menjadi perhatian serius Lantaran merupakan Peristiwa Pidana pertama Ke ternak Ke AS Untuk puluhan tahun terakhir.

Meski tidak membahayakan Perlindungan Ketahanan Pangan secara langsung, keberadaan parasit ini dikhawatirkan dapat mengganggu produksi peternakan dan memicu kerugian ekonomi hingga miliaran Usd. Dampaknya Malahan bisa membuat harga daging sapi Lebihterus mahal.

Apa Itu New World Screwworm?


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip Didalam CNN, New World screwworm adalah lalat yang berkembang biak Didalam cara meletakkan telur Ke luka terbuka hewan. Setelahnya menetas, larva atau belatungnya Akansegera memakan jaringan hidup hewan tersebut.

Berbeda Didalam belatung biasa yang umumnya memakan jaringan mati, larva screwworm justru menyerang jaringan sehat yang masih hidup. Dampaknya, luka menjadi Lebihterus besar dan Untuk.



Jika tidak segera ditangani, Gangguan Menyebar dapat merusak organ penting, menyebabkan Gangguan Menyebar bakteri berat, hingga mengakibatkan kematian Ke hewan.

Peristiwa Pidana Pertama Untuk Puluhan Tahun

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengonfirmasi bahwa Peristiwa Pidana terbaru ditemukan Ke seekor anak sapi berusia tiga minggu Ke Daerah La Pryor, Texas.

Pemerintah langsung Memutuskan sejumlah langkah darurat, mulai Didalam karantina Daerah, pembatasan perpindahan ternak, hingga pengawasan ketat Ke area Disekitar lokasi temuan.

Samping Itu, USDA juga mempercepat pelepasan jutaan lalat jantan mandul. Cara ini digunakan Sebagai Mengurangi Penduduk Dunia lalat penyebab screwworm.

Ketika lalat betina kawin Didalam lalat jantan mandul, mereka tidak menghasilkan keturunan Supaya jumlah lalat secara bertahap dapat ditekan.

Apakah Bisa Menyerang Manusia?

Peristiwa Pidana Ke manusia memang sangat jarang, tetapi tetap bisa terjadi.

Menurut otoritas Kesejajaran AS, orang yang Memiliki luka terbuka, sering bekerja Didalam ternak, atau banyak beraktivitas Ke luar ruangan Ke Daerah yang terdapat lalat ini Memiliki risiko lebih tinggi.

Malahan luka kecil seperti goresan atau bekas gigitan serangga dapat menjadi tempat lalat bertelur.

Jika larva berkembang Ke Untuk luka, Situasi ini bisa menyebabkan kerusakan jaringan yang serius dan memerlukan penanganan medis segera.

Meski demikian, pemerintah AS menegaskan risiko Untuk Kelompok umum Pada ini masih sangat rendah.

“Kita semua bekerja sama dan mengikuti protokol Terapi hewan serta aturan pembatasan pergerakan,” kata Pejabat Tingginegara Pertanian AS Brooke Rollins Untuk konferensi pers Ke Rabu malam.

Halaman 2 Didalam 2

Simak Video “Video: Risiko Menikah Didalam Sepupu Didekat, Anak Bisa Lahir Cacat


Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: AS Temukan Peristiwa Pidana Terbaru Cacing Pemakan Daging, Bisa Serang Manusia?

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้