Perbandingan Minuman Bergizi Berbagai Jenis Keju, Lebih Sehat Cheddar atau Mozzarella?

Jakarta

Keju menjadi salah satu bahan Minuman populer yang hadir Didalam berbagai fungsi, mulai Didalam isian roti, topping pizza, hingga campuran berbagai hidangan. Selain rasanya gurih, keju juga dikenal sebagai sumber protein, kalsium, dan berbagai zat gizi penting lainnya.

Akan Tetapi, tidak semua keju Memiliki kandungan gizi yang sama. Perbedaan bahan baku, proses pembuatan, hingga lama pematangan dapat memengaruhi kandungan protein, lemak, natrium, serta mineral Hingga dalamnya. Lantas, jika dibandingkan Didalam sisi kandungan gizi, mana yang lebih unggul: keju cheddar, mozzarella, atau parmesan?


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa yang Membuat Sebuah Keju Disorot Lebih Sehat?

Sebenarnya, tidak ada satu jenis keju yang bisa disebut paling sehat Untuk semua orang. Pilihan keju yang tepat bergantung Ke kebutuhan masing-masing, misalnya apakah seseorang ingin Meningkatkan asupan protein dan kalsium, membatasi lemak jenuh, atau Mengurangi konsumsi garam.



Meski demikian, para ahli umumnya menilai Standar gizi keju Didalam beberapa komponen utama, yaitu kandungan protein, kalsium, lemak jenuh, natrium (garam), serta tingkat pemrosesannya.

Protein menjadi salah satu Kelebihan utama keju Lantaran berperan Untuk pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh. Hingga Samping Itu, keju juga dikenal sebagai sumber kalsium yang penting Untuk menjaga Kesejajaran tulang dan gigi. Menurut National Institutes of Health (NIH), Di 99 persen kalsium Untuk tubuh tersimpan Hingga tulang dan gigi, Agar asupan mineral ini perlu dipenuhi setiap hari Melewati Minuman. Sumber kalsium yang baik, termasuk produk susu seperti keju, dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut.

Hingga sisi lain, kandungan lemak jenuh juga perlu diperhatikan. WHO menyarankan agar asupan lemak jenuh dibatasi hingga kurang Didalam 10 persen total energi harian Lantaran konsumsi berlebihan dapat Meningkatkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol “jahat”, yang berkaitan Didalam risiko Gangguan kardiovaskular.

Selain lemak, natrium menjadi komponen lain yang kerap menjadi perhatian. Garam memang Memiliki peran penting Untuk proses pembuatan keju Lantaran membantu membentuk tekstur, cita rasa, serta memperpanjang masa simpan produk. Akan Tetapi, sebuah tinjauan yang diterbitkan Untuk Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety menjelaskan bahwa proses tersebut juga membuat banyak jenis keju mengandung natrium Untuk jumlah yang cukup tinggi. Lantaran itu, konsumsi keju perlu disesuaikan Didalam kebutuhan harian, terutama Untuk orang yang perlu membatasi asupan garam.

Faktor terakhir yang juga sering dipertimbangkan adalah tingkat pemrosesan. Beberapa jenis keju dibuat Melewati proses sederhana Didalam susu yang difermentasi, Sambil keju olahan dapat mengandung tambahan bahan lain seperti garam pengemulsi Untuk menghasilkan tekstur yang lebih seragam dan mudah meleleh. Meski tetap dapat menjadi sumber protein dan kalsium, kandungan natrium Ke keju olahan umumnya lebih tinggi dibanding sejumlah keju alami.

Perbandingan Minuman Bergizi Berbagai Jenis Keju

Didalam Mengkaji kandungan protein, kalsium, lemak jenuh, natrium, dan tingkat pemrosesannya, bagaimana posisi mozzarella, cheddar, parmesan, dan keju slice? Berikut perbandingannya.

1. Mozzarella, Relatif Lebih Rendah Kalori dan Lemak

Mozzarella sering menjadi pilihan Untuk orang yang ingin menikmati keju Didalam kalori dan lemak yang relatif lebih rendah. Berdasarkan data USDA FoodData Central, setiap 100 gram mozzarella susu penuh mengandung Di 300 kalori, 22,2 gram protein, dan 22,4 gram lemak.

Dibandingkan cheddar dan parmesan, mozzarella Memiliki kadar air yang lebih tinggi. Hal ini membuat kandungan energi dan lemaknya cenderung lebih rendah per berat yang sama. Hingga Samping Itu, mozzarella juga tetap menyediakan protein berkualitas tinggi dan kalsium yang berperan penting Untuk menjaga Kesejajaran tulang.

Meski demikian, mozzarella tetap mengandung lemak jenuh dan natrium Agar konsumsinya tetap perlu disesuaikan Didalam kebutuhan harian.

2. Cheddar, Kaya Protein dan Kalsium

Cheddar termasuk salah satu keju yang paling padat gizi. Data USDA Menunjukkan bahwa setiap 100 gram cheddar mengandung Di 25 gram protein, 710 mg kalsium, dan 33 gram lemak.

Kandungan protein dan kalsiumnya yang tinggi membuat cheddar dapat membantu memenuhi kebutuhan Minuman Bergizi Untuk Kesejajaran tulang dan otot. Akan Tetapi, Lantaran proses pematangannya, cheddar juga Memiliki kandungan lemak jenuh dan natrium yang relatif lebih tinggi dibanding beberapa jenis keju segar.

Lantaran itu, cheddar tetap dapat menjadi Pada Didalam pola makan sehat, tetapi porsinya perlu diperhatikan, terutama Untuk orang yang Lagi membatasi asupan lemak jenuh atau garam.

3. Parmesan, Unggul Untuk Protein dan Kalsium

Parmesan merupakan salah satu keju Didalam kepadatan gizi yang tinggi. Berdasarkan data USDA FoodData Central, setiap 100 gram parmesan mengandung Di 35,8 gram protein dan 1.184 mg kalsium.

Tingginya kandungan protein dan kalsium tersebut berkaitan Didalam proses pematangan yang panjang. Pada proses tersebut, kadar air Untuk keju berkurang Agar berbagai zat gizi menjadi lebih terkonsentrasi dibandingkan keju Didalam kadar air lebih tinggi, seperti mozzarella.

Kandungan kalsiumnya yang tinggi menjadikan parmesan sebagai salah satu sumber kalsium yang baik. Sebagai gambaran, kebutuhan kalsium orang dewasa berusia 19-50 tahun adalah Di 1.000 mg per hari menurut National Institutes of Health (NIH). Karenanya, 100 gram parmesan Justru dapat memenuhi lebih Didalam kebutuhan kalsium harian tersebut.

Meski demikian, parmesan juga mengandung natrium yang relatif tinggi. Karenanya, keju ini umumnya dikonsumsi Untuk porsi kecil sebagai taburan atau pelengkap hidangan, bukan sebagai bahan utama Minuman.

Ke akhirnya, tidak ada “Mendominasi” Untuk perbandingan ini. Setiap jenis keju Memiliki profil gizi yang berbeda. Lantaran itu, pilihan terbaik bergantung Ke kebutuhan masing-masing dan tetap perlu dikonsumsi Untuk jumlah yang wajar sebagai Pada Didalam pola makan bergizi seimbang.

Halaman 2 Didalam 3

Simak Video “Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?

(fti/up)



Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Perbandingan Minuman Bergizi Berbagai Jenis Keju, Lebih Sehat Cheddar atau Mozzarella?

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้