Raja Ampat –
WN China bernama Wei Shang memanah penyu memakai speargun lantas menyantapnya Di penginapan. Panci dan sumpit pun disita polisi sebagai Produk bukti.
Polisi melakukan olah tempat kejadian Perkara Hukum (TKP) Warga Bangsa Asing (WNA) asal China bernama Wei Shang diduga memburu dan menyantap penyu sisik Di kawasan konservasi perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Homestay alias penginapan terduga pelaku turut diperiksa hingga sejumlah Produk bukti seperti Panci dan sumpit ikut disita Dari polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Personel gabungan Sebagai melaksanakan olah TKP Di lokasi homestay maupun lokasi bawah laut yang diduga berkaitan Didalam perburuan penyu sisik,” ungkap Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny SA Hengkelare kepada wartawan Rabu (16/9/2026).
Olah TKP bawah laut melibatkan aparat kepolisian dan penyelam BLUD Kabupaten Raja Ampat. Regu penyelam gabungan melakukan penyelaman pertama Didalam area pencarian kurang lebih 60×60 meter.
“Akan Tetapi, Regu belum menemukan titik yang diduga sebagai lokasi perburuan Supaya pencarian dilanjutkan Sesudah istirahat,” tuturnya.
Titik koordinat TKP bawah laut berada Ke S 00°35’13.20″ dan E 130°16’58.87″. Sambil Itu lokasi awal yang menjadi sasaran pencarian berada Di Disekitar Keruwo Homestay, Kepulauan Pam (Fam), tepatnya Ke titik koordinat 0°34’40.4″S 130°17’02.2″E.
“Ke penyelaman kedua, Regu memperluas area pencarian menjadi kurang lebih 150×150 meter Didalam kedalaman Disekitar 11 meter,” tambah Jenny.
Di hasil olah TKP Di homestay dan lokasi yang diduga menjadi tempat perburuan, penyidik menemukan sejumlah Produk bukti yang diduga berkaitan Didalam Perkara Hukum tersebut. Produk bukti itu kini disita Sebagai penyelidikan Didalam Detail.
“Penyidik mengamankan Produk bukti berupa satu buah Panci, lima buah sumpit dan satu buah sarung tangan berwarna hitam Didalam bintik-bintik silver,” paparnya.
Penyidik juga telah memperoleh rekaman video yang diduga memperlihatkan Karya perburuan penyu sisik. Samping Itu ada bukti foto yang menggambarkan Karya Sesudah satwa tersebut diduga dimasak Sebagai Lalu dikonsumsi.
Diketahui, Wei Shang ditangkap Di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (14/9). Wei Shang diamankan Di diduga hendak terbang Di Malaysia. Pelaku pun dibawa Di Perpindahan Penduduk Sorong Sebagai diperiksa.
Ke Di Yang Sama, perburuan dan Membunuh Orang Lain penyu itu diduga terjadi Di Disekitar Keruwo Homestay, Kepulauan Pam (Fam), Raja Ampat Ke 8 hingga 11 September 2026. Tepatnya Di lokasi reef sebelah utara Ormandira Homestay dan sebelah selatan Rufas.
Berdasarkan informasi awal, pelaku diduga menyelam bersama dua orang lainnya Didalam menggunakan speargun. Hal ini berdasarkan dokumentasi foto dan video serta sejumlah informasi elektronik yang diperoleh. Penyu itu Lalu dibawa Di lokasi penginapan atau homestay. Di lokasi tersebut pelaku memasak dan mengonsumsi satwa dilindungi tersebut.
——-
Artikel telah naik Di detikSulsel.
(wsw/wsw)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: WN China Panah-Santap Penyu Di Raja Ampat, Panci-Sumpit Karena Itu Produk Bukti











