Florence –
Patung Neptunus Hingga Piazza della Signoria menjadi salah satu ikon wisata Kota Florence, Italia. Seorang turis rela Merangkak patung itu Untuk foto pra-wedding.
Turis wanita berusia 28 tahun Merangkak patung marmer kolosal Di air mancur Neptunus Terbaru-Terbaru ini. Pada itu ia Merangkak patung Neptunus dan menyentuh alat kelamin patung sebagai lelucon, seperti dikutip Didalam The Guardian Di Jumat (24/4/2026).
Aksinya dilihat Didalam polisi, ia segera diturunkan Didalam monumen. Pada interogasi, ia mengatakan bahwa Unjuk Rasa menyentuh alat kelamin Neptunus adalah tantangan Didalam teman-temannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ahli Didalam dewan kota memeriksa monumen tersebut dan menemukan bahwa lelucon itu telah menyebabkan kerusakan kecil Tetapi signifikan Di kedua kaki kuda yang dinaikinya dan Di relief yang dipegangnya agar tidak tergelincir.
Para pejabat kota Mengantisipasi biaya kerusakan sebesar Euro 5.000 (Rp 101 jutaan). Polisi menuntut wanita tersebut Sebab merusak aset artistik dan arsitektur.
Ini bukan pertama kalinya seorang turis mencoba menaiki patung Neptunus. Lensa CCTV dipasang Di tahun 2005 Sesudah seorang pengunjung Merangkak patung tersebut, ia mematahkan salah satu tangannya dan merusak kereta kudanya. Di tahun 2023, seorang turis Jerman menyebabkan kerusakan signifikan Didalam mencoba Merangkak monumen tersebut Sebagai Memutuskan foto selfie; Di musim panas yang sama, sepasang muda mencoba Merangkak replika patung David karya Michelangelo Hingga Piazzale Michelangelo.
Walaupun ada pengawasan yang lebih ketat Hingga Di landmark Florence, musim panas selalu berlalu tanpa insiden serupa. Menurut Giorgio Caselli, yang mengelola kantor Karya Seni rupa dewan kota, Lebihterus menjadi Tren Bagi pengunjung Sebagai Merangkak monumen sebagai tantangan.
Caselli mengatakan pengunjung seringkali kurang menghormati nilai Kekayaan Budaya Dunia Didalam sebuah situs.
“Kontak fisik Didalam monumen jauh Didalam kesadaran objektif, emosional, dan intelektual yang kita harapkan dan sukai Di warisan monumental kita. Kita tidak boleh membiarkan diri kita sendiri Memberi konsesi apa pun Di ketidaktahuan dan kedangkalan yang menjadi ciri tindakan tersebut,” ucap Caselli.
“Tujuan kita haruslah Sebagai membangkitkan dan menyembuhkan rasa tanggung jawab warga Bangsa Bagi mereka yang sering Berkunjung Hingga kota, yang bukan hanya Menunjukkan rasa hormat kepada orang lain, tetapi juga kepada monumen,” tambahnya.
Florence adalah salah satu kota yang paling banyak dikunjungi dan padat penduduknya Hingga Eropa, Menarik Perhatian Di 16 juta wisatawan setiap tahun.
“Warga Florence sangat melindungi warisan mereka dan memandang para pengunjung Didalam curiga.Bisa Jadi Sebab mereka tidak tinggal Hingga kota itu, mereka menganggapnya lebih seperti permainan,” pungkasnya.
(bnl/wsw)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Untuk Foto Pra-Wedding, Turis Ini Panjat dan Sentuh Kemaluan Patung Neptunus











