loading…
Pemimpin Negara Amerika Serikat (AS) Donald Trump. FOTO/AP
“Saya menunda tarif 50% Pada Kanada yang seharusnya mulai berlaku besok pagi Di tiga hari, berdasarkan fakta bahwa Kanada dan AS, Bersama menunggu penyelesaian dokumen, telah mencapai KESEPAKATAN,” tulis Trump Lewat platform Truth Social Hingga menit terakhir Sebelumnya batas waktu pemberlakuan tarif.
Baca Juga: Serangan Cepat Selalu Gagal, Trump Fokus Strategi Mencekik Iran Perlahan-lahan
Dikutip Di Yahoo Finance, Perwakilan Dagang AS Di unggahan terpisah mengatakan kesepakatan tersebut Akansegera mencakup akses pasar Bagi produk AS serta sejumlah komitmen lainnya, meski tidak merinci bentuk kesepakatan. Trump juga menyebut proyek pipa Keystone XL sebagai salah satu alasan penundaan tarif dan mengatakan proyek tersebut berpeluang kembali dihidupkan.
Perdana Pembantu Presiden Tim Menteri Kanada Mark Carney mengonfirmasi penundaan tersebut. Ia mengatakan telah terdapat kemajuan substansial Di perundingan, Walaupun masih terdapat sejumlah pekerjaan penting yang harus diselesaikan Sebelumnya kesepakatan final tercapai.
Trump Sebelumnya Mengeluarkan Wacana pengenaan tarif 50% Pada sejumlah Barang Dagangan Kanada sebagai respons atas apa yang disebut AS sebagai praktik perdagangan diskriminatif, terutama Yang Terkait Bersama sektor Kendaraan Pribadi, alkohol, dan produk susu. Tarif Mutakhir tersebut diperkirakan Memperoleh dampak makroekonomi langsung yang terbatas Sebab hanya Disekitar 5% Barang Dagangan Kanada yang diimpor AS Di tahun lalu Akansegera terkena bea tambahan.
Baca Juga: AS Bongkar Perdebatan Raksasa, Lebih Di 40 Negeri Bantu China Akali Tarif Trump
Tetapi, berdasarkan analisis Veda Partners, penerapan tarif tersebut Akansegera Meningkatkan rata-rata tarif Pada Perdagangan Keluar Negeri Kanada Hingga AS menjadi 6,27% Di Sebelumnya 4,68%. Perkembangan perundingan yang kini diperpanjang tiga hari tersebut juga menjadi penting Sebab hasilnya dapat menjadi sinyal mengenai prospek perpanjangan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara Di AS, Kanada, dan Meksiko atau USMCA.
(nng)
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Trump Tunda Tarif Pembelian Barang Di Luar Negeri 50% Hingga Kanada Hingga Menit Terakhir, Ada Apa?











