Kendaraan Bermotor Roda Dua Terbakar Di SPBU Semarang, Bagaimana Cara Penanganannya?


Jakarta, CNN Indonesia

Sebuah sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua dilaporkan terbakar Di area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Di Semarang, Jawa Di. Insiden ini menjadi sorotan Setelahnya muncul dugaan penanggulangan kebakaran telat sebab penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) Di lokasi terkendala harus menunggu izin Didalam atasan pihak SPBU.

Peristiwa itu lantas memicu perdebatan Di Di Kelompok, khususnya netizen, lantaran Peristiwa Pidana ini viral Di dunia maya.

Untuk postingan Di berbagai sumber disebutkan seorang konsumen SPBU Pertamina mulanya mengisi bahan bakar. Setelahnya itu ia menyalakan kendaraan tapi Lalu api muncul diduga Sebab korsleting kelistrikan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di api muncul petugas menolak Memberi APAR Didalam sejumlah alasan, salah satunya diduga harus menunggu izin atasan. Mereka meminta pria itu segera membawa Kendaraan Bermotor Roda Dua menjauh Didalam area dispenser BBM.

APAR akhirnya bisa digunakan petugas SPBU tapi api sudah membesar dan melalap habis Kendaraan Bermotor Roda Dua tersebut.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas bagaimana sebetulnya penanggulangan kebakaran kendaraan bermotor konsumen Di SPBU Pertamina?

Berdasarkan pedoman teknis keselamatan peralatan dan instalasi serta pengoperasian instalasi SPBU, menurut Keputusan Direktur Jenderla Migas dan Gas Bumi NOMOR: 0289.K/18/DJM.T/2018 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, APAR merupakan salah satu alat wajib Untuk menanggulangi kebakaran Di area SPBU.

Hal ini merupakan komponen wajib yang tertera Untuk Skor Sarana Penanggulangan Kebakaran.

a. Di Untuk SPBU harus tersedia alat pemadam kebakaran yang siap pakai Untuk jumlah yang cukup sesuai standar yang berlaku. Peralatan pemadam kebakaran Antara lain dapat
berupa APAR (Alat Pemadam Api Ringan), instalasi tetap atau otomatis.

Tertulis juga Di aturan, SPBU harus dilengkapi sarana darurat, salah satunya Di titik dispenser dipasang informasi Didalam tampilan mengenai tindakan yang diambil jika terjadi kebakaran atau keadaan darurat. Semua informasi ini harus mencolok, terlihat dan mudah
dipahami Dari setiap orang.

Lalu Di Skor penanggulangan tanggap darurat tertulis:

a. Manajemen SPBU wajib menyusun dan menjalankan prosedur tanggap darurat SPBU yang ditetapkan Dari Kepala Metode Untuk Berjuang Didalam setiap kemungkinan darurat.

b. Manajemen SPBU wajib menyediakan sarana tanggap darurat sesuai Didalam hasil identifikasi atau analisis risiko termasuk alat penanggulangan kebakaran, sarana keselamatan, sarana penanggulangan tumpahan Migas, sistem komunikasi.

c. Manajemen SPBU wajib menyediakan jalur penyelamatan dan titik berkumpul (Muster Point) Untuk keadaan darurat yang dilengkapi Didalam rambu-rambu dan dijaga tidak terhalang.

d. Manajemen SPBU wajib menyediakan dan menjaga informasi keadaan darurat seperti kontak kepolisian, pejabat setempat, Kepala Metode, Kepala Inspeksi dan instansi berwenang.

e. Prosedur tertulis Untuk Kebugaran normal dan Kebugaran darurat harus tersedia Untuk setiap orang yang bekerja Di lokasi SPBU.

f. Prosedur tersebut harus jelas, Menunjukkan tanggung jawab dan tindakan yang tepat serta cepat yang harus dilakukan. Jika diperlukan dapat dibuat prosedur secara terpisah Untuk para pekerja, agar mereka lebih mudah memahaminya.

Kerjasamaekonomiinternasional. Seluruh prosedur operasi dan tanggap darurat harus ditinjau ulang secara berkala minimum setiap 3 tahun atau sesuai Didalam prosedur yang ditetapkan Dari Pemegang Izin Usaha Di kegiatan niaga umum Bahan Bakar Migas. Prosedur harus selalu disempurnakan jika ada perubahan Untuk perundangan, organisasi, prosedur operasi, perubahan atau modifikasi Didalam instalasi atau peralatan SPBU, dan
Penghayatan praktis yang diperoleh Didalam kejadian yang dialami (kebocoran, tumpahan, atau kecelakaan lainnya).

h. SPBU harus Memperoleh sistem komunikasi keadaan darurat kepada seluruh pelanggan dan pengunjung lainnya serta seluruh pekerja SPBU.

i. Setiap SPBU harus memasang rambu-rambu peringatan atau petunjuk Untuk konsumen ditempat yang diperlukan, seperti “Awas Bahaya Kebakaran BBM”, “SANGAT MUDAH TERBAKAR”, “DILARANG MEROKOK”, “MATIKAN MESIN” dan lainnya.

j. Pemberitahuan Untuk pekerja SPBU
1) Setiap SPBU harus memasang dan menempatkan rambu atau informasi tentang keselamatan dan cara operasi SPBU Untuk para pekerja operator SPBU.
2) Petunjuk keselamatan harus dipasang dilokasi yang mudah terlihat dan sering dilewati Dari pekerja SPBU.

Respons Pertamina

Di Di Yang Sama Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Pada Di (JBT), Taufik Kurniawan mengatakan kejadian terjadi Di Jumat (3/4).

“Dari Sebab Itu, kejadiannya itu kemarin. Kejadiannya Di SPBU Sriwijaya. Kebakarannya kendaraan roda dua, Fiz R,” kata Taufik kepada detikJateng.

Taufik menyebut, Kendaraan Bermotor Roda Dua tersebut terbakar Di pintu keluar SPBU Sriwijaya usai mengisi BBM berjenis Pertamax.

“Posisinya itu Di pintu keluar SPBU. Ceritanya itu konsumen transaksinya, kalau Didalam historisnya, Pertamax,” jelasnya.

Dia menyebut anggapan lambatnya penanganan petugas SPBU sebagai upaya Untuk berhati-hati.

“Kalau Didalam kita kan pasti melakukan fokus dulu Di pelayanan. Kalau meninggalkan juga enggak bisa diabaikan Di pelayanan. Sebab kan itu kalau nggak ditungguin misalnya ada uap atau apa, malah area intinya yang bisa terbakar kan,” kata dia.

Taufik menegaskan pihaknya tidak bermaksud mengabaikan kejadian tersebut. Pihaknya dikatakan Melakukanupaya Untuk menjaga keselamatan.

“Dari Sebab Itu kami pastikan dulu, bukan berarti nggak berniat menolong konsumen, tapi kita safety-nya Di area pulau pompa dulu Didalam memastikan. Setelahnya memastikan safety-nya Di pulau pompa itu aman, terus kendaraan yang Untuk dilayani itu bisa ditinggal, Terbaru kita Memutuskan APAR,” lanjutnya.

Taufik mengklaim petugas SPBU langsung Memberi APAR usai pemilik Kendaraan Bermotor Roda Dua Melakukanupaya memadamkan api.

“Segera Setelahnya ada percikan pertama kan dia langsung pakai kain sama air. Terus habis itu langsung pakai APAR kok operator kita,” ucap Taufik.

(ryh/fea)


Add

as a preferred
source on Google






Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Kendaraan Bermotor Roda Dua Terbakar Di SPBU Semarang, Bagaimana Cara Penanganannya?

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้