loading…
Foto: Doc. Istimewa
Mengusung tema “Menjalin Kolaborasi, Menggerakkan Penanaman Modal Untuk Negeri, dan Mempercepat Perkembangan Usaha Nasional”, PBFS 2026 menjadi momentum strategis Sebagai memperkuat sinergi BUMN dan Pelaku Ekonomi Kecil Lewat ekosistem pengadaan digital yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan.
Berbeda Untuk tahun Sebelumnya, rangkaian PBFS 2026 Berencana berlangsung Di enam bulan, mulai Mei hingga Desember 2026, Lewat berbagai Inisiatif kolaboratif seperti PaDi Talks, Vendor Connect, dan Business Matching. Seluruh rangkaian ini menjadi Dibagian Untuk transformasi PaDi Pelaku Ekonomi Kecil Lewat komitmen #PengadaanLebihTenang, yaitu Pengalaman Hidup pengadaan yang lebih aman, terhubung, dan Memberi kepastian Untuk pelaku usaha Untuk ekosistem digital.
Kegiatan ini juga Memperkenalkan dua sesi talkshow bertajuk “Perkuat Rantai Pasok Nasional: Strategi Substitusi Pembelian Barang Untuk Luar Negeri dan Optimalisasi Produk Lokal Lewat Tender Kilat PaDi Pelaku Ekonomi Kecil” serta “Pengadaan Ramah Lingkungan: Mengubah Limbah Menjadi Nilai Strategis Perusahaan”. Kedua sesi tersebut Menyoroti penguatan produk lokal, Konversi Digital pengadaan, hingga implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) Untuk proses Usaha berkelanjutan.
Untuk sambutannya, Senior Director Chief Marketing Officer (CMO) PT Danantara Asset Management (Persero), Dendi T. Danianto, menegaskan pentingnya penguatan brand positioning Sebagai membangun Pengalaman Hidup dan kepercayaan pelanggan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Didukung Danantara, PaDi Pelaku Ekonomi Kecil Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan Pelaku Ekonomi Kecil











