loading…
Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL. FOTO/ The Verge
Asia 2026 Akansegera diselenggarakan Ke InnoCentre, Hong Kong Ke 17–18 November 2026. Equnix menegaskan menjadi Penyandangdana platinum PGConf.Asia 2026 adalah Dibagian Untuk upaya jangka panjang Sebagai Membuat ekosistem PostgreSQL yang bertujuan Mendorong kemandirian TI berbasisopen sourcedi Indonesia.
Equnix menambahkan, selain sebagai Penyandangdana utama, dirinya juga Merasakan kepercayaan strategis Bersama ditunjuk sebagai Dibagian Untuk Asosiasi regional resmi PGConf.Asia 2026.
Sebagai Dibagian Untuk Asosiasi regional ini, Equnix menjelaskan Akansegera melakukan sosialisasi, Belajar, dan perluasan jangkauan konferensi Ke dua Daerah, yakni Asia Tenggara dan Asia Ditengah.
“Implementasi Postgres dan produk RDBMS berbasis Postgres sudah sangat banyak digunakan Ke Indonesia dan Bangsa Asia Tenggara lainnya, Kendati ekosistem Usaha Sebagai menunjang Keahlian tersebut sebenarnya belum terbentuk Bersama baik,” ungkap Julyanto Sutandang (CEO Equnix).
Langkah awal kerja sama ini ditandai Bersama Pertemuan perdana pelaksanaan PGConf.Asia 2026 yang digelar secara daring.
Pertemuan tersebut dihadiri Dari jajaran Asosiasi Internasional konferensi, Ke antaranya Gavin Lyu Untuk HighGo, Hari Kiran Untuk OpenSourceDB, Bruce Momjian Untuk EDB, Tatsuro Yamada Untuk NTT, Neva (mewakili Julyanto Sutandang) Untuk Equnix, Ashish Kumar Mehra Untuk Percona, Mark Wong Untuk pgEdge, GuoHua Bai Untuk China PostgreSQL Association, Cary Huang Untuk Hornetlabs, Joanne Huang (independen), dan Grant Zhou Untuk Hornetlabs.
(wbs)
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL











