AS Menguji Tanding Udara Jarak Jauh Bersama Pemberian AI F-16

loading…

AS Menguji Tanding Udara Jarak Jauh. Foto/ viet

JAKARTA – Badan Proyek Eksperimen Lanjutan Lini Di (DARPA) Bersama Departemen PertahananASmempromosikan integrasi kecerdasan buatan (AI) Hingga Untuk skenario Tanding udara modern Lewat Langkah AIR-nya.

Alih-alih hanya melakukan simulasi, proyek ini Memusatkan Perhatian Ke otonomi taktis Untuk lingkungan Tanding udara Hingga luar jangkauan visual (BVR).

Tujuan utama DARPA melampaui sekadar mengendalikan pesawat terbang Bersama AI. Lembaga ini ingin memverifikasi apakah Logika dapat memahami gambaran medan Pertempuran secara keseluruhan, memproses data Alat Pengindera, berkoordinasi antar platform, dan melawan tindakan peperangan elektronik Untuk situasi yang membutuhkan refleks sepersekian detik.

Mulai Bersama Tanding udara jarak Di hingga skenario Hingga luar jangkauan visual.
Langkah AIR merupakan kelanjutan Bersama proyek Air Combat Evolution (ACE). Sebelumnya Itu, ACE terkenal Sebab menggunakan Logika AI Untuk mengendalikan X-62A VISTA—varian F-16D yang disempurnakan—Untuk Tanding udara jarak Di melawan pesawat yang dikendalikan manusia.

Perlu dicatat, transisi Bersama lingkungan simulasi Hingga dunia nyata merupakan lompatan Ilmu Pengetahuan yang signifikan. Untuk Kebugaran penerbangan dunia nyata, sistem harus menangani Kelajuan tinggi, gaya Kerjasamaekonomiinternasional yang besar, dan Kegagalan Alat Pengindera yang tidak dapat direplikasi Bersama sempurna Dari lingkungan virtual.

Sambil ACE mendemonstrasikan kemampuan AI Untuk melakukan manuver akrobatik dan melacak target Bersama aman, AIR Berencana Memperkenalkan tugas yang lebih menantang Untuk AI: mengelola radar, menghubungkan data, dan menghitung lintasan rudal ketika target belum terlihat.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: AS Menguji Tanding Udara Jarak Jauh Bersama Pemberian AI F-16

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้