loading…
Nagita (kanan) Pada Hingga booth Nail Art by MUA Tuli Bakti BCA Hingga BCA Expo 2026. Sebelum 2024 hingga Pada ini, Nagita Merasakan pelatihan hingga menguasai Cara merias dan nail art Bersama nol. Foto/Dok. SindoNews
Salah nail art yang diikutkan yakni Nagita. Di berpartisipasi Sebelum 2024 hingga Pada ini, Nagita Merasakan pelatihan hingga menguasai Cara merias dan nail art Bersama nol. Baca juga: Cerita Nadya, Mahasiswa Difabel Tunarungu yang Lulus Cumlaude Hingga ITS
“Sebelum lama saya sudah menyukai tata rias. Ketika mengikuti Inisiatif Bersama Bakti BCA saya sempat Merasakan kesulitan Di beberapa hal, seperti riasan alis yang kurang rapi atau nail art yang berantakan. Tetapi, saya terus berlatih Bersama Dukungan para guru yang mengajari sampai saya benar-benar paham dan saya bisa menjadi juru rias profesional,” kata Nagita.
Peserta Inisiatif MUA Tuli Bakti BCA menjalani seleksi, pembekalan, praktik tata rias, tata rambut, dan nail art, serta Pengelolaan Uang, pengelolaan media sosial, hingga ujian sertifikasi BNSP. Pelatihan dan pembinaan ini diarahkan Untuk membekali penyandang Penyandang Disabilitas Bersama Kemahiran yang dapat menjadi sumber penghasilan.
Selain Nagita, Inisiatif MUA Tuli Bakti BCA turut membina 14 MUA Tuli lain dan Merasakan Kegiatan kelulusan Di Desember 2025. Hingga-15 MUA ini diberikan kesempatan berpartisipasi Di Kegiatan-Kegiatan yang melibatkan BCA, termasuk Di gelaran BCA Expo Jabodetabek 2026. “Saya senang sekali bisa berpartisipasi Hingga BCA Expo 2026, dan kagum Bersama Dukungan yang diberikan Dari BCA Untuk teman-teman Tuli,” kata Nagita.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kisah Nail Artist Teman Tuli Menjadi Juru Rias Profesional dan Setara











