Jakarta, CNN Indonesia —
Penjualan Suzuki Carry Untuk pabrik Ke dealer melonjak sepanjang paruh pertama tahun ini. Data wholesales Gaikindo mencatat 21.763 unit sepanjang Januari-Juni 2026, Sambil Di periode sama tahun lalu angkanya 11.455 unit.
Rinciannya, pikap Carry PU FD menyumbang 18.048 unit, Carry PU WD 3.229 unit, dan sasis Carry CH 486 unit.
Pergerakan bulanannya jauh Untuk rata. Januari hanya 657 unit, lalu melompat Ke 6.680 unit Di Februari, Lalu bergerak Di kisaran 2.790 sampai 4.297 unit hingga Juni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peran MBG
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suzuki mengaitkan kenaikan permintaan Carry Di Langkah pemerintah. Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan perusahaan ikut mendukung pengadaan kendaraan Sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Untuk Langkah Makan Bergizi Gratis (MBG) Sebelum 2025, dan permintaannya diklaim masih berlanjut sampai sekarang.
Meski begitu, porsi MBG Sebagai Carry tidak dominan. Marketing & Value Chain 4W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales Randy R. Murdoko Membeberkan data bahwa MBG hanya menyumbang 10 persen.
Tetapi demikian, porsi angka yang dimaksud Randy adalah Ritel, bukan wholesales.
“Di Januari-Juni MBG-nya kurang lebih Disekitar 10 persen,” katanya Di Tangerang, Sabtu (1/8).
Menurut Randy, Ritel Carry sebanyak 19.511 unit sepanjang Januari-Juni 2026 atau setara 53,3 persen Untuk total penjualan Suzuki.
Posisi berikutnya ditempati XL7 Di 6.353 unit atau 17,4 persen, lalu Fronx 6.065 unit atau 16,6 persen. Randy menyebut New Carry masih menjadi tulang punggung nomor satu perusahaan.
(fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Suzuki Soal Penjualan Carry Naik: MBG Sumbang 10 Persen











