Sering dikonsumsi sehari-hari, Konsumsi ini dikaitkan Bersama risiko kanker mulut. Ini penjelasan ahli dan cara menguranginya.
Kanker mulut tidak hanya dipengaruhi Bersama kebiasaan merokok, tapi juga pola makan dan jenis Konsumsi yang dikonsumsi sehari-hari.
Beberapa Konsumsi dan minuman diketahui dapat memicu peradangan atau menghasilkan senyawa yang Berpeluang merusak sel tubuh. Sebab itu, konsumsinya perlu diperhatikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjaga pola makan menjadi salah satu langkah penting Untuk Mengurangi risiko Gangguan. Lantas, Konsumsi apa saja yang perlu dibatasi konsumsinya agar tetap sehat?
Dikutip Bersama Eating Well (13/3) berikut 5 Konsumsi yang bisa memicu kanker mulut:
1. Daging Olahan
|
Ilustrasi daging olahan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Elena Rui
|
Daging olahan seperti sosis, bacon, Hak Fundamental, dan deli meat sebaiknya tak dikonsumsi berlebihan. Konsumsi ini telah lama dikaitkan Bersama peningkatan risiko beberapa jenis kanker.
Ahli bedah Veena Vats mengatakan, “Daging olahan mengandung nitrit dan nitrat sebagai pengawet yang dapat berubah menjadi senyawa pemicu kanker Di Di tubuh.”
Sebagai alternatif, buatlah irisan daging sendiri Di Tempattinggal Bersama dada kalkun atau ayam. Cara ini membantu Mengurangi asupan pengawet, gula, dan garam berlebih.
2. Daging Merah Dimasak Di Suhu Tinggi
Daging merah seperti sapi, kambing, dan babi yang dimasak Bersama suhu tinggi sebaiknya tak dikonsumsi berlebihan. Cara memasaknya dapat memengaruhi risiko kanker.
Veena Vats mengatakan, “Memanggang, mengasapi, atau menggoreng daging memicu terbentuknya senyawa yang diketahui dapat menyebabkan kanker.”
Menurut Vats, merebus, mengukus, atau menyemur dapat meminimalkan pembentukan senyawa tersebut. Ia juga menyarankan menghindari daging yang gosong Di dimasak.
3. Minuman Beralkohol
Ilustrasi minuman beralkohol Foto: Getty Images/torwai |
Konsumsi alkohol menjadi salah satu faktor yang paling kuat dikaitkan Bersama risiko kanker mulut. Di diurai tubuh, alkohol menghasilkan asetaldehida yang bersifat toksik.
Ahli gizi Taylor Janulewicz mengatakan, “Sebaiknya hindari alkohol atau batasi konsumsinya Untuk membantu menurunkan risiko kanker mulut.”
Ia menambahkan, alkohol juga terdapat Di beberapa Terapi kumur. Pilihlah Terapi kumur bebas alkohol dan konsultasikan Bersama Ahli Perawatan Gigi sesuai kebutuhan.
4. Minuman Manis
Minuman manis seperti soda, Minuman Kafein bergula, minuman energi, dan jus berpemanis sebaiknya dibatasi. Konsumsi rutin diduga dapat Memperbaiki risiko kanker, termasuk kanker mulut.
Veena Vats mengatakan, “Studi terbaru Menunjukkan wanita yang minum satu atau lebih minuman manis setiap hari Memperoleh risiko kanker mulut lebih tinggi.”
Di Di Yang Sama, ahli gizi Stacy Davis menyarankan ganti minuman manis Bersama air putih atau teh tanpa gula. Bisa juga Bersama menambahkan potongan buah segar.
5. Konsumsi yang Digoreng Di Suhu Tinggi
Ilustrasi Konsumsi digoreng Di suhu tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tuayai |
Konsumsi yang digoreng Bersama suhu tinggi sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan. Studi Menunjukkan pola makan tinggi gorengan dapat Memperbaiki risiko beberapa jenis kanker.
Veena Vats mengatakan bahwa menggoreng Bersama suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa berbahaya yang Berpeluang merusak DNA Di jaringan mulut.
“Memasak Bersama air fryer bisa Mengurangi jumlah senyawa berbahaya Sebab waktu masaknya lebih singkat. Tetapi, kukus dan rebus tetap pilihan lebih aman,” ujarnya.
Halaman 2 Bersama 3
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bukan Cuma Rokok, 5 Konsumsi Ini Juga Dikaitkan Bersama Risiko Kanker Mulut













