Jakarta –
Sering kali Sebelum masa kanak-kanak, banyak orang tua yang sangat menyarankan anak-anaknya Sebagai rutin minum susu agar tumbuh tinggi. Papan reklame Hingga jalanan pun kerap menampilkan Olahragawan-Olahragawan populer yang mempromosikan susu sebagai rahasia Hingga balik tulang yang kuat dan pembentukan otot.
Tetapi, apakah kebiasaan minum susu bisa betulan menambah tinggi badan, ataukah hal tersebut hanya sekadar mitos belaka?
Kandungan Gizi Susu Sapi Murni
Susu sapi murni memang diakui secara medis sebagai sumber Gizi yang sangat baik Sebagai menunjang masa Kemajuan fisik. Hingga Untuk satu Cangkir susu sapi murni, terdapat berbagai kandungan gizi penting yang meliputi:
- Kalsium: Mengandung Di 293 miligram kalsium yang berfungsi menjaga kepadatan serta Kesejaganan tulang.
- Protein: Memperoleh Di 8 gram protein yang berkontribusi langsung Ke Kemajuan dan perbaikan otot.
- Gizi Makro Lain: Kaya Berencana kandungan zink, vitamin A, dan vitamin D.
Membantu Anak-anak, Bukan Sebagai Orang Dewasa
Dikutip Untuk laman Men’s Health, para ahli gizi menjelaskan bahwa mitos ini tidak sepenuhnya salah, tetapi ada batasan usia yang sangat krusial. Kim Yawitz, R.D., seorang ahli gizi Hingga St. Louis, mengungkapkan bahwa ada bukti ilmiah yang Menunjukkan minum susu dapat membantu Memperbaiki kadar Insulin-like Growth Factor 1 (IGF-1). Ini adalah hormon Kemajuan yang ikut menentukan seberapa tinggi tubuh seseorang.
Secara teori, konsumsi susu Ke masa remaja dapat membantu seseorang mencapai potensi tinggi badan maksimal yang diturunkan secara genetik. Tetapi, aturan ini sama sekali tidak berlaku Untuk orang dewasa.
Minum susu sebanyak apa pun ketika sudah dewasa tidak Berencana bisa menambah tinggi badan Sebab lempeng Kemajuan Ke tulang biasanya sudah menutup.
Apa Kata Studi Ilmiah Mengenai Susu dan Tinggi Badan?
Studi medis mengenai korelasi Di konsumsi produk susu Bersama tinggi badan manusia Hingga Di Ini masih Menunjukkan hasil yang bervariasi:
Studi Longitudinal 2018: Studi yang Merasakan partisipan Sebelum lahir hingga usia 17 tahun menemukan adanya sedikit penambahan tinggi badan Di 0,39 sentimeter Sebagai setiap tambahan konsumsi 8 ons susu per hari. Tetapi, Penduduk Dunia studi ini mayoritas berasal Untuk keluarga berpendidikan dan berpenghasilan menengah.
Tinjauan Sistematis 2019: Menunjukkan bahwa menambahkan produk olahan susu Hingga Untuk menu Makanan harian hanya berkontribusi Ke peningkatan kandungan mineral tulang anak, tetapi tidak memperlihatkan korelasi langsung Di penambahan tinggi badan.
Studi Jurnal Nature 2020: Menyimpulkan bahwa konsumsi susu berkolerasi Bersama perbaikan indikator berat badan dan tinggi badan anak sesuai umur (height-for-age) serta mampu menekan risiko stunting. Meski begitu, efek ini sangat dipengaruhi Bersama tingkat pendapatan keluarga dan lokasi geografis tempat tinggal.
Ahli gizi Kelly Jones, M.S., R.D., menambahkan bahwa hasil positif Ke tinggi badan anak-anak bisa Bersama Sebab Itu dipengaruhi Bersama Mutu keseluruhan pola makan mereka yang sudah baik. Samping Itu, anak-anak yang rutin minum susu cenderung Memangkas konsumsi minuman manis (soft drinks) yang diketahui dapat merusak Kesejaganan tulang.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Minum Susu Bisa Bikin Badan Tinggi, Mitos Atau Fakta? Ini Penjelasannya Medisnya











