Jakarta –
Kimchi adalah Konsumsi fermentasi khas Korea yang terbuat Di sayuran Bersama rasa pedas, asam, dan mengandung probiotik yang bermanfaat Untuk tubuh. Lantas, bagaimana kalau kimchi dikonsumsi setiap hari?
Melansir Di The Healthy (20/5), Ahli Kepuasan spesialis kedokteran keluarga bernama Dr. Patricia Varacallo, DO mencoba makan kimchi setiap hari Pada seminggu Sebagai melihat efeknya Ke tubuh. Ia menjelaskan kalau kimchi tergolong rendah kalori, tetapi kaya Gizi. Pada percobaan, salah satu efek yang muncul adalah rasa kenyang lebih lama, akibat kandungan seratnya.
Di satu porsi Disekitar 150 gram, kimchi umumnya mengandung Disekitar 23 kalori, 1 gram protein, kurang Di 1 gram lemak, dan Disekitar 4 gram karbohidrat yang sebagian besar berasal Di serat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Itu, kimchi juga mengandung vitamin A, C, K, dan B12, serta mineral seperti zat besi, kalium, dan kalsium. Kandungan lainnya, yaitu folat, beta karoten, kolin, dan probiotik.
Salah satu hal yang paling menonjol Di kimchi adalah kandungan probiotiknya. Probiotik berperan Di menjaga Kesejajaran bakteri baik Ke usus, yang berpengaruh Ke pencernaan hingga sistem Dayatahan Tubuh.
“Manfaat utama Di Konsumsi fermentasi seperti kimchi adalah probiotik, yang menurut Eksperimen dapat Memangkas peradangan, memperkuat mikrobioma usus, dan mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat,” jelas ahli gizi Julia Zumpano, RD, LD Di Cleveland Clinic Center for Human Nutrition.
Kimchi juga mudah dipadukan Bersama berbagai Konsumsi. Bisa dimakan langsung, disantap Bersama nasi, dicampur Ke salad, ditambahkan Ke tumisan, atau dijadikan topping Sebagai ayam maupun daging.
“Saya mencoba berbagai cara Pada seminggu, tetapi kombinasi Kandidatteratas saya adalah kimchi Bersama nasi, dicampur Ke Di tumisan sayuran, atau ditaruh Ke atas ayam panggang,” ujar Dr. Patricia.
Akan Tetapi, konsumsi kimchi setiap hari juga dapat membuat perut kembung, terutama Di kimchi dikombinasikan Bersama sayuran lain seperti brokoli atau kubis Brussel.
“Tidak terlalu parah, tetapi saya merasa agak bergas Ke beberapa hari, terutama ketika saya mengombinasikan kimchi Bersama sayuran lain seperti brokoli atau kubis Brussel,” tambah Dr. Patricia.
Menariknya, Pada seminggu, Dr. Patricia tidak tertular Penyakit meski sempat berada Di satu lingkungan Bersama orang yang Di sakit. Ke sisi lain, ada juga efek kurang nyaman yang dirasakannya, yaitu sensasi panas Ke lambung Ke beberapa hari, terutama Di kimchi dimakan sebagai camilan tanpa Konsumsi lain.
Hal tersebut berkaitan Bersama sifat kimchi yang pedas dan asam, Agar kurang cocok Untuk sebagian orang Bersama lambung sensitif. Akhirnya, Setelahnya menjalani percobaan tersebut, Dr. Patricia tidak menjadikan kimchi sebagai Konsumsi wajib setiap hari.
Ahli gizi juga mengingatkan bahwa kimchi sebenarnya bisa dikonsumsi setiap hari. Akan Tetapi, tetap perlu memperhatikan kandungan natrium yang tinggi serta menyesuaikannya Bersama Situasi tubuh masing-masing.
(adr/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Seminggu Rutin Makan Kimchi, Ahli Kepuasan Ini Ungkap Efeknya buat Tubuh











