Jakarta, CNN Indonesia —
Implementasi Literatur Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) elektronik atau e-BPKB ditargetkan berlaku menyeluruh Di 2028, Tetapi peralihan telah dimulai bertahap Dari 2025.
Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Wibowo menjelaskan tahap awal penerapan e-BPKB sudah dilakukan Di Polda Metro Jaya, dikhususkan Bagi kendaraan Mutakhir roda empat.
Memasuki 2026, Polri mulai memperluas implementasi Bersama menambah pengadaan. Langkah ini dilakukan agar penerapan e-BPKB tidak lagi terbatas Di Area tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Bersama Sebab Itu Di 2026 ini pengadaan Bagi e-BPKB itu sebanyak 2 juta,” kata Wibowo belum lama ini.
Tak berhenti Di situ, Polri juga menyiapkan lonjakan distribusi Di tahun berikutnya. Pengadaan BPKB elektronik direncanakan Meresahkan signifikan menjadi 9 juta unit Di 2027.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bersama penambahan tersebut, e-BPKB diharapkan bisa diterapkan lebih luas hingga mencakup seluruh Polda Di Indonesia, baik Bagi kendaraan Mutakhir maupun perubahan data kendaraan.
“Kalau sekarang kan seperti Di Polda Metro roda dua, roda empat Mutakhir atau perubahan identitas. Nah Polda lain, Mutakhir roda empat Mutakhir saja,” ujar dia.
Menurut Wibowo, penerapan e-BPKB Di ini juga dilakukan secara paralel Bersama memanfaatkan Literatur BPKB konvensional yang masih tersisa. Hal ini menjadi masa transisi hingga akhirnya dapar beralih Di format elektronik secara massal Di 2028.
“Nah 2028 full semua, ya pokoknya Di akhirnya semua Akansegera e-BPKB,” kata Wibowo.
Mengenal BPKB elektronik
E-BPKB diklaim Memperoleh sejumlah Kelebihan Untuk model konvensional. Menurut penjelasan Korlantas Polri Konsep e-BPKB adalah dokumen digital berisi data yang tercatat aman Untuk sistem kepolisian.
e-BPKB disebut dapat meminimalkan risiko pemalsuan, kehilangan, dan kerusakan. Di Itu juga Menampilkan sistem administrasi kepemilikan kendaraan yang lebih modern dan terintegrasi serta dilindungi fitur Keselamatan tingkat tinggi.
Penyimpanan data dilakukan menggunakan chip Di sisi Dibelakang. Chip RFID (radio frequency identification) ini diklaim berguna Bagi menyimpan data identitas pemilik dan kendaraan bermotor secara dinamis.
Lanjutnya, e-BPKB dapat mempermudah proses penggantian BPKB jika terjadi rusak atau hilang.
Proses mutasi kendaraan juga diklaim Bersama Sebab Itu lebih cepat, bisa dikerjakan Untuk satu hari kerja Lantaran datanya sudah tersimpan dan terintegrasi digital.
Kelebihan lainnya, e-BPKB dapat melakukan validasi data BPKB Melewati smartphone Bersama Keahlian NFC memanfaatkan Langkah e-BPKB mobile yang bisa diunduh Di Google Play Store dan App Store.
Caranya, tempelkan HP yang dilengkapi Bersama fitur NFC Di Pada Dibelakang BPKB elektronik dan data-datanya langsung muncul Di Langkah.
Meski Menerapkan Keahlian Mutakhir, biaya penerbitan e-BPKB tetap sama mengacu Peraturan Pemerintah No. 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif PNBP, yaitu sebesar Rp375 ribu.
(ryh/fea)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Kapan BPKB Elektronik Mulai Berlaku?











