Jakarta –
Sebuah restoran kecil yang menyajikan masakan China Di kawasan Tulum, Meksiko, mendadak menjadi sorotan publik Setelahnya respons pemiliknya Di ulasan pelanggan memicu perdebatan. Begini kronologinya.
Dilansir Untuk DailyMailUK (15/01/2026), peristiwa ini bermula Untuk ulasan bintang tiga yang ditulis pelanggan bernama Anvita Kotha Di Google Review Untuk restoran bernama Wang Tulum.
Untuk ulasannya, Anvita menyebut Pengalaman Hidup makannya cukup menyenangkan, tetapi ia merasa hidangan yang dipesan tidak cukup pedas meski sudah minta tambahan chili oil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami memesan Dan Dan Noodles dan dumpling (pangsit rebus) Didalam chili oil. Sejujurnya, rasanya tidak pedas dan bukan selera kami. Saya tidak mengatakan makanannya buruk, tetapi memang tidak pedas Walaupun sudah diberi extra chili oil dan Justru ditambah garam,” tulis Anvita.
|
Diprotes Pelanggan Makanannya Tak Pedas, Pemilik Resto Ini Balas Nyinyir Foto: Instagram Restaurant
|
Meski begitu, ia tetap memberi catatan positif Didalam memuji matcha latte yang disebut menggunakan bubuk matcha premium dan menyebut restoran tersebut Memperoleh area duduk luar ruangan.
Ulasan tersebut rupanya memantik emosi pemilik restoran. Lewat balasan yang diunggah secara terbuka, pemilik Wang Tulum melontarkan respons keras dan bernada sarkastik Justru terkesan nyinyir dan tidak menerikma kritikan.
“Saya tidak tahu kalau kami punya kewajiban bahwa chili oil kami harus pedas? Oh, Anvita mau datang, Dari Sebab Itu kami harus menyesuaikan semuanya Lantaran dia seorang Google Guide?” tulis pemilik restoran tersebut. Ia juga menegaskan bahwa restoran berhak mempertahankan cita rasa sesuai Didalam visi pemilik, bukan selera masing-masing pelanggan.
Diprotes Pelanggan Makanannya Tak Pedas, Pemilik Resto Ini Balas Nyinyir Foto: Instagram Restaurant |
Pemilik restoran Justru menyebut pelanggan tersebut egois dan menyarankan agar ia membuka restoran sendiri jika tidak puas Didalam Makanan Di Wang Tulum.
“Pikirkan Sebelumnya memberi ulasan dan sadari bahwa tidak ada Usaha yang bertanggung jawab Untuk menyesuaikan selera Anvita. Buka saja restoran sendiri dan kita lihat bagaimana rasa makananmu,” tulisnya lagi, seraya menambahkan bahwa mereka tidak Berencana mengubah menu hanya Untuk satu selera.
Respons nyinyir dan sarkastik tersebut menuai reaksi beragam Untuk netizen. Sebagian mendukung pemilik restoran Lantaran dinilai berani mempertahankan identitas masakannya. Tetapi tidak sedikit yang menilai reaksi tersebut berlebihan.
“Pemilik restoran ini terlalu emosional dan emosian Untuk ulasan bintang tiga yang sebenarnya masih tergolong netral,” tulis seorang Pemakai.
“Masalahnya, ulasan tiga bintang bisa mematikan usaha restoran, padahal itu seharusnya berarti Makanan dan pelayanan restoran ‘biasa saja’ bukan buruk,” komentar Pemakai lain.
Di sisi lain, ada pula netizen yang mengaku justru tertarik Melakukan Kunjungan Hingga restoran tersebut Setelahnya melihat perdebatan ini, mereka penasaran Didalam menu mie hingga pangsit yang memicu pertikaian online ini.
“Ini seperti strategi pemasaran gratis, sekarang saya malah ingin datang Hingga sana,” tulis seorang Pemakai Didalam nada bercanda.
(sob/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Diprotes Pelanggan Makanannya Tak Pedas, Pemilik Resto Ini Balas Nyinyir












