Minahasa –
Minahasa Sulawesi Utara Memperoleh destinasi situs megalitik, yaitu watu pinawetengan. Situs megalitik ini terletak Hingga Desa Pinabetengan, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa.
Berada Hingga lereng Gunung Soputan Disekitar 50 kilometer sebelah barat Kota Manado atau satu jam perjalanan Di Kota Manado. Sepanjang perjalanan Di tempat ini, traveler Akansegera menjumpai Rumah-Rumah panggung Minahasa yang tertata amat rapi Hingga sepanjang kiri dan kanan jalan masuk desa dan ruas jalan hanya bisa dilewati Dari dua Kendaraan Pribadi bila berpapasan, Karena Itu bisa dibilang cukup sempit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Watu Pinawetengan berarti batu pembagian, menjadi simbol awal mula peradaban Suku Minahasa. Situs ini bernilai historis dan Kearifan Lokal Global yang penting Bagi Komunitas Minahasa.
Ke masa lalu, Hingga watu pinawetengan telah terjadi pembagian sub etnis Minahasa seperti Tombulu, Toulour, Tontemboan, Tonsea, Tonsawang, Ponosakan, Pasan, Siao dan Bantik.
Para tetua suku Minahasa waktu itu menggunakan watu pinawetengan Bagi bermusyawarah menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi, serta merundingkan pembagian Daerah yang hasilnya digoreskan Di bentuk simbol Ke permukaan Watu Pinawetengan.
Hingga Di Itu, hasil Di pertemuan-pertemuan tersebut, muncul beberapa prinsip dan amanat seperti masawawangan yang berarti saling tolong-menolong, masasan yang berarti persatuan dan kesatuan, serta malioliosan yang berarti saling berbuat baik.
Selain digunakan sebagai tempat pertemuan dan bermusyawarah menyelesaikan masalah secara adat, Watu Pinawetengan juga menjadi tempat berkumpulnya para keluarga Minahasa Bagi mempererat ikatan kekeluargaan.
Hingga Pada ini, watu pinawetengan sering dikunjungi Dari traveler lokal maupun perantauan Minahasa baik Di luar Sulawesi Utara Malahan Di luar negeri.
—
Hari Suroto
Penulis bekerja Hingga Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Utara
(ddn/ddn)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Watu Pinawetengan, Batu Keramat Simbol Awal Peradaban Suku Minahasa











