Putaran pertama grup Euro 2024 bisa Dari Sebab Itu gambaran fase kedua grup. Tapi, Meramalkan pemenangnya bukan hal mudah. Foto/ Instagram
Sebanyak 34 Tendangan telah dicetak Untuk 12 Kejuaraan pembukaan dan tuan Tempattinggal Jerman, Sampai Sekarang Menunjukkan keperkasaannya. Der Panzer menjadi satu-satunya yang memang besar. Sambil, Belgia menjadi salah satu Regu Kandidatteratas yang keok.
Memasuki putaran kedua grup Euro 2024 , dikutip sportsnet.ca, semua orang telah mengantongin kekuatan Regu dan apakah ada kejutan?
Prediksi Putaran 2 Grup Euro 2024
Grup A: Jerman mampu gulingkan Hongaria?
Jerman memulai Euro 2024 Di gemilang, mengalahkan Skotlandia 5-1. Pertanyaannya, bisakah Der Panzer terus berada Di level tingginya itu Pada melawan Hongaria?
Sambil, Skotlandia bakal panik menjelang Matchday 2. Pasukan Steve Clarke kurang Tenteram dan Kepercayaan Diri dan harus menulis ulang naskah Untuk Kejuaraan yang harus mereka menangkan melawan Swiss.
Regu Swiss berharap Untuk mengulangi penampilan pertama mereka Setelahnya Berusaha keras Untuk mengalahkan Hongaria 3-1.
Pemimpin Granit Xhaka mencatat bahwa mereka tidak bisa terburu-buru menilai Skotlandia Pada melawan Jerman, tetapi timnya siap Memberi yang terbaik.
Hongaria Berencana frustrasi Sebab tidak Merasakan satu Skor pun Di Kejuaraan pembukaan mereka dan Pemimpin Dominik Szoboszlai harus memanfaatkan kesempatan tersebut Untuk membantu menggagalkan Jerman yang dominan.
Grup B: Spanyol tatap Italia
Jelang matchday 2, Spanyol ingin kembali menegaskan dominasinya kali ini melawan Italia. Kedua Regu sama-sama mengemas tiga Skor, tetapi melihat permainan, Spanyol lebih diunggulkan. Akan Tetapi, siapa pun yang memenangkan Kejuaraan ini, maka Memperoleh Kemungkinan bagus Untuk menjadi pemimpin grup.
Di tempat lain, Albania Berencana Berusaha mengejutkan Kroasia seperti yang mereka lakukan Pada Italia. Jika lini Di Kroasia akhirnya dapat kembali bekerja Di baik dan menemukan tingkat energi mereka lagi, Regu Albania yang terorganisir harus berada Di puncak permainan mereka. Bisakah Regu yang tidak diunggulkan membuat pernyataan kedua melawan Kroasia yang Lebih menua?
Grup C: Jude Bellingham makin bersinar?
Jude Bellingham menjadi bintang Pada pasukan Gareth Southgate Berhasil tipis atas Serbia, 1-0. Akan Tetapi, laga Lanjutnya tidak mudah. Penentuan grup Berencana berlangsung Pada melawan Denmark. Jika kalah, Inggris bisa turun Di posisi tiga.
Sambil, Denmark Berencana merasa kesulitan Setelahnya Christian Eriksen membuka skor tiga tahun Setelahnya menderita serangan jantung. Mereka mendominasi jalannya permainan, Akan Tetapi kesulitan Untuk mematikan permainan.
Kejuaraan terberat mereka berikutnya melawan Inggris dan menjadi Kejuaraan yang tidak boleh lengah Di membiarkan pintu terbuka lagi atau mereka pulang. Dan Denmark membutuhkan lebih Untuk sekadar Eriksen Untuk tampil melawan finalis Euro 2020.
Melihat Di ujung lain grup, Slovenia dan Serbia Menunjukkan bahwa mereka pantas mengikuti Kejuaraan tersebut dan Lanjutnya bisa bersaing Di yang terbaik. Sekarang melawan satu sama lain, Kejuaraan berikutnya ini harus dimenangkan. Serbia kompak Untuk bertahan dan tetap rela mengerahkan tenaga Di Didepan Untuk menyerang. Slovenia Lalu membuktikan bahwa mereka mampu bangkit. KO masih Untuk jangkauan kedua belah pihak. Tapi, pertanyaannya, siapa yang dapat memanfaatkan Kemungkinan secara maksimal Untuk meraih tiga Skor?
Grup D: Prancis tanpa Mbappe lawan Belanda?
Semua mata tertuju Ke Kesejaganan Kylian Mbappe Setelahnya sang Pemimpin Merasakan patah hidung Pada Prancis Berhasil 1-0 atas Austria. Prancis membutuhkan pihak lain Untuk meriah Menang lawan Belanda.
Akan Tetapi, tidak mudah Untuk Les Bleus Untuk Berhasil. Apalagi, Belanda tampil baik atas Polandia. Di kemungkinan tidak adanya Mbappe Di laga terberat penyisihan grup, Belanda Berencana menjilat bibir mereka.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Spanyol Tatap Italia, Jerman Bakal Menggila?