Lebaran Betawi tak hanya identik Bersama ketupat sayur dan opor ayam. Ada juga hidangan tradisional yang tak kalah khas, yaitu sayur besan.
Sayur besan adalah sajian berkuah santan yang menggunakan terubuk sebagai bahan utama. Hidangan ini dikenal sebagai menu istimewa Di Kebiasaan keluarga Betawi.
Nama sayur besan sendiri berasal Di kata “besan”, yaitu sebutan Untuk orang tua Di pasangan pengantin. Hidangan ini biasanya disajikan Di keluarga besan saling berkunjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak sekadar Konsumsi, sayur besan juga punya makna simbolis Di Kebiasaan Global Betawi. Berikut beberapa fakta Memikat tentang sayur besan yang sering hadir Di Lebaran.
Dikutip Di berbagai sumber, berikut fakta Memikat sayur besan khas Betawi:
1. Hidangan Istimewa Di Lebaran
|
Sayur besan Dari Sebab Itu hidangan lebaran khas Betawi. Foto: iStock/Instagram @aksarapangan
|
Selain ketupat dan opor, Kelompok Betawi juga mengenal hidangan khas bernama sayur besan. Sajian berkuah santan ini sering hadir Di momen Lebaran dan Kegiatan keluarga besar.
Hidangan ini biasanya dimasak ketika keluarga berkumpul Setelahnya perayaan Idulfitri. Rasanya gurih Bersama aroma santan yang khas.
Tak heran jika sayur besan menjadi salah satu sajian tradisional yang cukup istimewa. Konsumsi ini juga sarat nilai Kebiasaan Global dan kekeluargaan.
2. Berkaitan Bersama Kebiasaan Pernikahan Betawi
Sayur besan sebenarnya Memperoleh kaitan erat Bersama Kebiasaan pernikahan Betawi. Hidangan ini disajikan Dari keluarga pengantin perempuan Di keluarga laki-laki datang berkunjung.
Kunjungan tersebut biasanya dilakukan Setelahnya Kegiatan pernikahan berlangsung. Sajian ini menjadi bentuk penghormatan kepada keluarga besan.
Lantaran banyak pernikahan digelar menjelang atau Setelahnya Lebaran, sayur besan pun identik Bersama hidangan Lebaran Kelompok Betawi.
3. Ciri Khas Terubuk Di Sayur Besan
Ilustrasi terubuk. Foto: istimewa/Disparbud Karawang |
Keunikan sayur besan terletak Di penggunaan terubuk. Sayuran ini Memperoleh nama latin Saccharum edule.
Terubuk sering disebut bunga tebu Lantaran berasal Di tanaman tebu kerdil. Bentuk luarnya mirip serai Sebelumnya dikupas.
Di dibuka, Dibagian dalamnya berwarna kuning seperti telur ikan. Buliran inilah yang menjadi ciri khas utama sayur besan.
4. Simbol Persatuan Dua Keluarga
Sayur besan bukan sekadar Konsumsi tradisional. Sajian ini juga Memperoleh makna simbolis Di Kebiasaan Global Betawi.
Bulir-bulir terubuk yang menyatu Di satu bonggol melambangkan kebersamaan. Maknanya menggambarkan dua keluarga yang bersatu Melewati pernikahan.
Lantaran itu hidangan ini sering disajikan Di momen penting. Terutama ketika keluarga besar berkumpul Di hari Lebaran.
5. Kini Mulai Jarang Ditemukan
Sayur besan. Foto: iStock/Instagram @aksarapangan |
Sayur besan biasanya disantap bersama lauk pelengkap. Misalnya sambal goreng udang, telur dadar gulung, hingga ikan goreng.
Ada juga pelengkap lain seperti oseng daun pepaya Bersama teri. Tetapi lauk tersebut bukan Dibagian wajib Di penyajian.
Kini sayur besan mulai jarang ditemui. Salah satu penyebabnya adalah bahan terubuk yang Lebih sulit didapat dan harganya cukup mahal.
Halaman 2 Di 3
Simak Video “Mengenal Konsumsi Tradisional Jambi, Lekat Bersama Makna Gotong Royong“
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sayur Besan, Suguhan Khas Orang Betawi Di Lebaran













