Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya Di sini!
Femi Diah – detikTravel
Sabtu, 03 Okt 2026 22:05 WIB
Jakarta – Misteri Bahtera Nabi Nuh Di Turki kembali ramai dibicarakan. Formasi berbentuk kapal Di Didekat Gunung Ararat itu diteliti kembali.
Studi dilakukan Di menggunakan Keahlian pemindaian bawah tanah. Menarikanya, lokasi bernama Formasi Durupinar itu bukan sekadar objek Studi. Wisatawan juga bisa datang langsung Di kawasan tersebut Sebagai melihat formasi berbentuk kapal yang panjangnya Disekitar 157 meter Di Didekat.
Studi terbaru dilakukan Ke 2026 Di Regu Noah’s Ark Scans bersama peneliti Turki. Mereka menggunakan sejumlah Keahlian, termasuk Ground-Penetrating Radar (GPR), Sebagai melihat struktur yang berada Di bawah permukaan tanpa harus menggali seluruh area. Regu juga melakukan pengeboran inti Sebagai Membahas sampel tanah dan batuan.
Meski begitu, Studi tersebut belum membuktikan bahwa Formasi Durupinar benar-benar merupakan Bahtera Nabi Nuh. Formasi ini masih menjadi objek Studi dan telah Memikat perhatian peneliti serta wisatawan Pada puluhan tahun.
Buat wisatawan yang penasaran, Noah’s Ark Scans menawarkan tur berpemandu Di Formasi Durupinar dan kawasan sekitarnya. Sebagai 2026, tersedia tur singkat Pada 3 hari Di harga mulai Di USD 1.100 atau Disekitar Rp 18 juta per orang. Ada juga paket lima hari seharga USD 1.800 atau Disekitar Rp 32 juta dan tur lebih panjang Pada 12 hari Di harga USD 3.600 atau Disekitar Rp 64 juta. Harga tersebut belum termasuk penerbangan internasional Di dan Di Istanbul. (Globenewswire)
Aksi Keluhan Masyarakat para Studi Di Noah’s Ark Scans Di melakukan pengeboran Di spot yang diduga bahtera Nabi Nuh. (Globenewswire)
Paket tiga hari cocok Sebagai wisatawan yang hanya ingin melihat lokasi Formasi Durupinar dan beberapa tempat Di sekitarnya. Rutenya dimulai Di Istanbul, Setelahnya Itu terbang Di Iğdır, dilanjutkan perjalanan Di kawasan Gunung Ararat dan Formasi Durupinar. (Globenewswire)
Sambil Itu paket 5 hari membawa wisatawan menjelajahi lebih banyak kawasan Di Turki Pada timur, termasuk Formasi Durupinar, Gunung Ararat, batu-batu yang disebut sebagai anchor stones, hingga kawasan Van. Hotel, transportasi darat, Konsumsi, tiket masuk, dan pemandu berbahasa Inggris sudah termasuk Di paket. (Tangkapan layar noahsarkscans)
Kalau Membahas paket 12 hari, perjalanannya jauh lebih panjang. Wisatawan tidak hanya Berkunjung Di Formasi Durupinar dan Gunung Ararat, tetapi juga sejumlah situs sejarah dan arkeologi Di Turki timur, seperti Danau Van, Diyarbakır, Gunung Nemrut, Göbekli Tepe, hingga Sanliurfa. (Tangkapan layar noahsarkscans)
Karena Itu, perjalanan Di Formasi Durupinar bukan cuma soal mencari jejak Bahtera Nabi Nuh. Wisatawan juga diajak menjelajahi kawasan Turki timur yang punya lanskap pegunungan, situs arkeologi, dan sejarah panjang (Tangkapan layar noahsarkscans)
Kemiripan bentuk Formasi Durupinar Di kapal raksasa Nabi Nuh, membuat kawasan ini Memikat perhatian Untuk wisatawan. Di kemiripan itu, kawasan tersebut menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi pencinta sejarah, wisata religi, hingga pemburu misteri. (Tangkapan layar noahsarkscans)
Akses Di Formasi Durupinar disebut relatif lebih mudah dibandingkan jalur pendakian lainnya Di puncak Gunung Ararat. Pengunjung dapat berkendara hingga area taman nasional, Setelahnya Itu melanjutkan perjalanan Di dek observasi yang menghadap langsung Di formasi. Di titik tersebut, struktur yang menyerupai lambung kapal dapat terlihat Di Ditengah bentang alam perbukitan dan Area timur Turki. (Tangkapan layar noahsarkscans)
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama Menyediakan Tanggapan Di sini