Jakarta, CNN Indonesia —
Penjualan wholesales Kendaraan Pribadi Mutakhir Indonesia Di tahun lalu mencapai 803.687 unit, sedangkan retailnya 833.692 unit. Perolehan tersebut melampaui target wholesales yang ditetapkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sebagai 2025 sebanyak 780 ribu unit.
Meski melampaui target, hasil Ke 2025 belum dapat menyamai angka Di 2024. Gaikindo yang membawahi puluhan merek kendaraan roda empat dan lebih ini mencatat wholesales 2024 tembus 865.723 unit, sedangkan Ritel 889.680 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan Kendaraan Pribadi terekam naik tinggi Ke bulan terakhir, Desember. Wholesales Ke Desember naik 26,9 persen menjadi 94.100 unit, Sambil November 74.131 unit, lalu retailnya tumbuh 18,3 persen Didalam November menjadi 93.833 unit.
Bila dibanding Di wholesales dan Ritel Desember 2025 Didalam Desember 2024, kenaikannya 17,9 persen dan 14,3 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan belum pulih
Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan Kemakmuran ekonomi menjadi faktor utama Komunitas menghindari melakukan pembelian Kendaraan Pribadi Mutakhir, Supaya pasar Di 2025 menyusut.
“Yang pertama itu Mungkin Saja keadaan ekonomi,” kata Putu Juli Ardika kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.
“Yang kedua itu memang Ke pembiayaan. Ya Sebab kan tujuh puluh persen lebih itu kan kendaraan bermotor itu kredit. Nah kalau pembiayaan ada permasalahan atau kurang kondusif dia mendukung itu, itu kan berdampak sekali,” ucap Putu.
Samping Itu, Aturan opsen Ke berbagai Area sangat memengaruhi daya beli Komunitas Di kendaraan Mutakhir.
“Terus yang juga sedikit mengkhawatirkan adalah implementasi opsen. Ya Ke Area opsen itu,” tukasnya.
“Nah terus memang ada beberapa juga ya, beberapa juga kayak umpamanya Produk Impor kendaraan truk kayak gitu yang tidak pakai homologasi, yang digunakan Ke luar jalan raya itu kan, tapi semestinya kan pakai homologasi pakai itu,” pungkas Putu.
(ryh/fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Penjualan Kendaraan Pribadi 803 Ribu Unit Sepanjang 2025, Tembus Target Gaikindo











