Bisnis  

Minta Boleh, Tapi Jangan Maksa

loading…

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta kepada aparat penegak hukum agar menindak Ormas yang meminta tunjangan hari raya (THR) secara paksa kepada pelaku industri. Foto/Dok

JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta kepada aparat penegak hukum agar menindak organisasi Kelompok ( Ormas ) yang meminta tunjangan hari raya ( THR ) secara paksa kepada pelaku industri. Sebab, pemaksaan yang dilakukan berdampak buruk Ke iklim usaha.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam mengatakan, boleh saja ormas meminta THR kepada pelaku usaha, tapi jangan ada Protes pemaksaan.

“Ya minta boleh-boleh aja, tapi jangan maksa gitu loh. Ya dibalikin lagi Hingga relaan masing-masing pelaku usaha,” kata Bob kepada wartawan, Rabu (19/3/2025).

Menurutnya, pemberian THR kepada ormas dapat dilakukan sukarela Lewat lewat dana Corporate Social Responsibility (CSR). Apalagi pelaku usaha juga sering melakukan pembinaan kepada Kelompok Lewat dana itu. Tetapi Ia meminta jangan sampai ada yang melakukan Protes premanisme yang dilakukan Dari ormas.

“Ya perusahaan juga sering membina Kelompok sekeliling dan sebagainya. Tapi ya itu jangan sampai itu menjadi Protes premanisme ya. Yang berujung kepada pemblokiran apa itu jangan lah,” ujarnya.

Bob menambahkan, Protes premanisme yang melakukan pemaksaan dan pemblokiran dapat memengaruhi iklim usaha. Sebagai itu, Ia meminta kepada aparat penegak hukum Sebagai menindak Di tegas kepada oknum-oknum ormas tersebut.

“Kita berharap aparat itu bisa selain menjaga ketertiban, tapi juga menegangkan hukum. Ya intinya mereka yang memaksa itu harus ditindak,” tuturnya.

Seperti diketahui, Di beberapa hari terkahir banyak informasi yang beredar Hingga media sosial Yang Terkait Di surat edaran Di sejumlah ormas yang meminta THR kepada pelaku usaha. Kejadian Luar Biasa ini selalu terjadi setiap tahunnya ketika mendekati hari raya Idul Fitri.

(akr)

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Minta Boleh, Tapi Jangan Maksa