Konsumsi sisa biasanya langsung disimpan Di kulkas agar bisa disantap lagi. Meski berada Di suhu dingin, bukan berarti Konsumsi Akansegera selalu aman.
“Banyak orang mengira menyimpan Konsumsi Di kulkas dapat menghentikan Kemajuan bakteri sepenuhnya, padahal tidak,” ujar Melissa Vaccaro, pakar Keselamatan Ketahanan Pangan Bersama National Environmental Health Association.
Sebab itu, ada beberapa jenis Konsumsi yang sebaiknya tidak disimpan terlalu lama, terutama jika sudah dimasak atau didinginkan Bersama cara yang kurang tepat. Pasalnya, beberapa jenis bakteri ternyata masih dapat bertahan Di Di kulkas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Bersama Eating Well (05/09/2026), berikut empat Konsumsi yang tidak boleh disimpan lebih Bersama dua hari.
1. Daging dan seafood setengah matang
|
Ikan panggang. Foto: Instagram, istock
|
Sisa daging dan seafood setengah matang sebaiknya tidak disimpan lebih Bersama dua hari Di kulkas. Contohnya burger setengah matang hingga ikan tuna yang hanya dipanggang sebentar.
Konsumsi ini lebih berisiko mengandung E. coli, Listeria, atau Salmonella. Bakteri tersebut bisa bertahan jika Konsumsi tidak dimasak sampai suhu yang aman.
“Bakteri membutuhkan protein sebagai Gizi Supaya mereka bisa tumbuh dan berkembang biak,” jelas Vaccaro.
Jika ingin disantap kembali, Konsumsi sebaiknya dipanaskan Di suhu 74 derajat Celsius Untuk Memangkas resiko bakteri. Akan Tetapi, jika Sebelumnya Itu Konsumsi terlalu lama dibiarkan Di suhu ruang, sebaiknya jangan dikonsumsi lagi.
2. Salad
Salad. Foto: Getty Images/Magda Tymczyj |
Salad yang sudah disimpan Di dua hari Di Di kulkas juga perlu diperhatikan. Sayuran mentah yang sudah dipotong dan berada Di Situasi lembap bisa menjadi tempat bakteri berkembang.
Sayuran berdaun dapat terkontaminasi E. coli, Listeria, Salmonella, hingga norovirus.
“Ketika sayuran dipotong, Pada yang rusak Akansegera Mengintroduksi air dan Gizi Supaya bakteri lebih mudah berkembang dibandingkan Ke daun yang masih utuh,” jelas Vaccaro.
Lebih lama salad berada Di kulkas, Lebih besar pula risikonya. Di Samping Itu, daun selada biasanya mulai layu Supaya tekstur dan rasanya sudah tidak lagi nikmat disantap.
3. Nasi dan pasta
Nasi sisa Di kulkas.. Foto: Getty Images |
Nasi dan pasta sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama Di suhu ruang Sebelumnya masuk kulkas. Kebiasaan tersebut dapat Meningkatkan risiko bakteri Bacillus cereus yang kerap dikaitkan Bersama Fried Rice Syndrome, dan bisa berakibat fatal.
“Spora bakteri dapat bertahan Setelahnya dimasak. Jika nasi terlalu lama berada Di suhu ruang, spora bisa berkembang dan menghasilkan racun yang menyebabkan muntah atau diare,” ujar Vaccaro.
Miller menyarankan nasi Di jumlah banyak dibagi Di beberapa wadah kecil, lalu segera dimasukkan Di kulkas. Dari Sebab Itu, nasi tidak perlu dibiarkan sampai benar-benar dingin terlebih dahulu.
4. Konsumsi Di porsi besar
Konsumsi sisa Di jumlah besar. Foto: Getty Images |
Saus, sup, semur, hingga gulai Di jumlah banyak juga harus disimpan Bersama tepat Di kulkas dan sebaiknya dihabiskan Sebelumnya dua hari.
Di Samping Itu, Konsumsi sebaiknya tidak langsung dimasukkan Di kulkas menggunakan satu wadah besar.
“Pendinginan yang lambat sangat berisiko Ke Konsumsi seperti saus, sup, semur dan gulai,” jelas Vaccaro.
Wadah besar membuat Pada Di Konsumsi tetap hangat lebih lama Supaya bakteri berpeluang berkembang. Miller menyarankan Konsumsi dibagi Di beberapa wadah kecil dan dangkal agar cepat dingin.
Menurut panduan FDA (Food and Drug Administration), Konsumsi yang masih panas harus segera didinginkan. Suhunya perlu turun hingga Disekitar 5 derajat Celsius Di waktu maksimal enam jam agar lebih aman disimpan.
Halaman 2 Bersama 2
(sob/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Jangan Simpan 4 Konsumsi Ini Di Kulkas Lebih Bersama 2 Hari!














