Jakarta, CNN Indonesia —
Insentif bebas bea masuk Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik Produk Impor CBU telah berakhir Ke 31 Desember 2025 yang diprediksi bakal membuat sejumlah model makin mahal Ke tahun ini. Tetapi para produsen yang ikut serta Inisiatif ini terpantau belum menaikkan harga, termasuk BYD.
Berdasarkan pantauan Hingga situs resmi BYD Indonesia, harga Atto 1, Atto 3, Dolphin, Seal, Sealion 7, M6 dan Denza D9 tak berubah Bersama Desember 2025. Semua Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik yang dijual BYD tahun lalu merupakan produk Produk Impor CBU Bersama China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada aturan masih berlaku, Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik CBU Menyambut insentif bea nol persen Bersama seharusnya 50 persen, PPnBM nol persen Bersama seharusnya 15 persen. Total Pph yang dibayar Hingga pemerintah pusat Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik CBU hanya 12 persen Bersama seharusnya 77 persen.
Peserta insentif wajib memproduksi Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik Hingga Di negeri Bersama jumlah sama unit yang sudah diimpor CBU mulai 1 Januari 2026 hingga 2 tahun Hingga Didepan. Bila tidak sesuai maka bank garansi bisa disita pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BYD telah berkomitmen membangun pabrik Hingga Indonesia, berlokasi Hingga Subang, Jawa Barat. Pabrik Bersama Penanaman Modal Rp11,2 triliun ini dijadwalkan beroperasi Ke awal 2026 dan kapasitas produksi mencapai 150 ribu unit per tahun.
“Sambil ini kami sudah masuk Hingga tahap akhir ya, dan kami sudah dapat audit Bersama BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal/Kementerian Penanaman Modal dan Hilirisasi),” ujar Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations BYD Kendaraan Bermotor Roda Dua Indonesia Hingga Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 ICE BSD, Jumat (21/11).
“Kami juga sekarang juga konsisten koordinasi Bersama Kementerian Perindustrian,” ucapnya lagi.
Sambil Itu Pejabat Tingginegara Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan progres pembangunan pabrik BYD Hingga Indonesia telah mencapai 90 persen.
BYD sendiri berhasil menjadi penguasa pasar Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik nasional Dari mengaspal Hingga Indonesia Ke 2024, meski semua produknya masih CBU Bersama China.
Harga Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik BYD 2026
Melihat Bersama daftar harga tahun ini dan 2025, banderol Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik BYD tetap alias belum berubah. Perusahaan juga sempat memastikan harga yang ditetapkan Sebelumnya telah mengikuti acuan Pada Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik BYD dirakit lokal Hingga Indonesia.
Harga 2025
Atto 1
Dynamic: Rp199 juta
Premium: Rp235 juta
Dolphin
Dynamic: Rp369 juta
Premium: Rp429 juta
Atto 3
Advanced: Rp390 juta
Superior: Rp520 juta
M6
Standard: Rp383 juta
Superior 7-seater: Rp423 juta
Superior Captain Seat: Rp433 juta
Seal
Premium: Rp639 juta
Performance (AWD): Rp750 juta
Sealion 7
Premium: Rp629 juta
Performance: Rp719 juta
Denza D9: Rp950 juta
Harga Januari 2026
Atto 1
Dynamic: Rp199 juta
Premium: Rp235 juta
Dolphin
Dynamic: Rp369 juta
Premium: Rp429 juta
Atto 3
Advanced Standard: Rp390 juta
Superior: Rp520 juta
Sealion 7
Premium: Rp629 juta
Performance: Rp719 juta
Seal
Premium: Rp639 juta
Performance: Rp750 juta MPV
M6
Standard: Rp383 juta
Superior: Rp423 juta
Superior Captain Seat: Rp433 juta
(ryh/fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Insentif Kendaraan Pribadi Produk Impor CBU Selesai, Berapa Harga BYD Atto 1 Sekarang?











