loading…
Pertemuan perdana Board of Peace (BoP) Di Washington DC memutuskan Indonesia Karena Itu Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) atau pasukan stabilisasi Gaza. Foto/BPMI Setpres
Hal ini disampaikan langsung Dari Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers.
Baca juga: Jelang Pertemuan BoP, Prabowo: Kami Terus Upayakan Solusi Sebagai Palestina
“Saya ingin Mengeluarkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah Memperoleh, posisi Wakil Komandan Sebagai ISF. Didalam langkah-langkah awal ini, kita Berencana membantu Menampilkan Perlindungan yang dibutuhkan Gaza Untuk kemakmuran masa Didepan dan Kedamaian yang langgeng,” kata Jasper.
Ia menambahkan, ISF Berencana fokus Sebagai menstabilkan keadaan Di Gaza Supaya memungkinkan pemerintahan sipil berjalan. ISF diberi mandat Sebagai mengawasi gencatan senjata dan stabilitas Perlindungan, bukan konfrontasi.
Indonesia bakal mengirimkan 8.000 personel TNI sebagai Dibagian Didalam ISF Di Gaza. Pasukan TNI yang berpartisipasi Untuk ISF Berencana ditugaskan Sebagai misi non-tempur, kemanusiaan, medis, dan rekonstruksi.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Indonesia Terpilih Karena Itu Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza











