loading…
Aktivis Terus Di Sebab Itu Anti Pembual (Terjal) Luke Susilo Di Jakarta Selatan, Sabtu (3/10/2026). Foto: Nur Khabibi
Menurutnya, Situasi tertentu itu diberlakukan kepada pihak yang menempuh Belajar Di luar negeri. “Di Sebab Itu sebenarnya ada empat dokumen yang diminta, sekali lagi, fotokopi ijazah SMA, surat surat keterangan penyetaraan ijazah Lantaran SMA-nya Di luar negeri, Lantaran penggunaan gelar akademik maka menyerahkan ijazah perguruan tinggi, dan juga kalau perguruan tingginya Di luar negeri menyerahkan surat keterangan penyetaraan ijazah perguruan tinggi,” kata Luke Di ditemui Di Jakarta Selatan, Sabtu (3/10/2026).
Di empat dokumen itu, Luke menyebutkan Gibran hanya menyerahkan dua diantaranya. Menurutnya, dua dokumen tersebut merupakan penyetaraan. “Nah, faktanya yang kemarin dikatakan Di Pak Hasyim Asy’ari, itu hanya ada dua, hanya ada dua yang diberikan, yaitu Surat Keterangan Penyetaraan UTS Insearch dan juga satu lagi adalah Surat Penyetaraan Di Bradford,” ujarnya.
Baca juga: Denny Indrayana Harap MK Kabulkan Permohonan Diskualifikasi Gibran: Persidangan Membuktikan Tak Punya Ijazah SMA
Menurutnya, proses tersebut masih Di tahap awal, belum mengecek keabsahan Di dokumen yang diserahkan. “Ke Di mendaftar itu harus dipastikan dulu ada atau tidak ada. Belum Ke kebenaran Di isi dokumen tersebut. Di Sebab Itu harusnya ada empat, tapi ternyata yang Diberikan dua,” ucapnya.
Sebelumnya, Luke Susilo meminta Mahkamah Konstitusi (MK) Merasakan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 Yang Berhubungan Di ijazah Gibran Rakabuming Raka yang dilayangkan Denny Indrayana. Pasalnya, dia mengeklaim telah menemukan kejanggalan Untuk Peraturan Penyelenggara Pencoblosan Suara (PKPU).
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Hanya Serahkan 2 Di 4 Dokumen yang Ditentukan











