Hanya Ada Pada Ramadan! Petis Bumbon Khas Semarang yang Gurih Nikmat

Semarang – Spesial Ramadan, beberapa Konsumsi khas hanya muncul setahun sekali. Di Semarang, kamu bisa mencicipi petis bumbon yang dijual Di Aloon-aloon Kauman. Cita rasanya yang gurih nikmat penuh rempah, bikin ketagihan!

Di Pasar Masakan Ramadan Aloon-Aloon Kauman, Kecamatan Semarang Ditengah, Kota Semarang, kamu bisa menemukan aneka takjil enak. Tetapi kalau mau yang spesial, petis bumbun layak dicoba.

Istiqomah (67), warga Semarang Ditengah, menjadi salah satu generasi penerus penjual petis bumbon Di kawasan tersebut. Ia menyebut, Masakan ini memang identik Bersama momen jelang dan Di Ramadan.

“Petis bumbon itu khasnya ya pas Dugderan sama puasa. Setahun sekali. Kalau Di luar itu nggak ada, jarang yang cari juga,” kata Istiqomah Pada ditemui detikJateng Di lapaknya, Selasa (24/2/2026).

Petis bumbon buatan Istiqomah yang hanya muncul Pada Ramadan Di Pasar Masakan Aloon-Aloon Kauman, Kecamatan Semarang Ditengah, Kota Semarang, Selasa (24/2/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Petis bumbon berbeda Di sambal goreng biasa. Ciri khasnya adalah pemakaian banyak rempah.

“Kalau petis bumbon rempah-rempahnya lebih banyak. Ada serai, daun salam, lengkuas, sama petis Banjar, petis Di ikan,” jelasnya.

“Rasanya cenderung asin sama kuat. Namanya sambal kalau nggak berasa ya nggak laku. Rasanya ya asin-asin, gurih,” lanjutnya.

Istiqomah sendiri merupakan generasi keempat yang meneruskan usaha keluarga tersebut. Keluarganya sudah berjualan Dari era 1970-an.

“Kalau saya sendiri sudah Disekitar 10 tahun jualan Di Dugderan,” katanya.

Selain petis bumbon, ia juga menjual coro santen dan ketan biru, Konsumsi khas Pasar Masakan Ramadan Aloon-Aloon Kauman. Tetapi, yang paling banyak Dikejar pembeli tetap petis bumbon.

“Paling banyak dicari ketan petis bumbon. Ada pelanggan Di luar kota juga, Di Bandung, Surabaya, Solo,” tuturnya.

Di sehari, Istiqomah bisa menghabiskan hingga 30 telur bebek. Berkaca Di tahun Sebelumnya, 100 porsi bisa ludes Di sehari Pada sudah masuk pertengahan Ramadan.

Petis Bumbon kuliner khas Kota Semarang yang hadir setiap bulan Ramadan.Petis Bumbon Masakan khas Kota Semarang yang hadir setiap bulan Ramadan. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikJateng

“Harganya satu porsi petis bumbon Rp 12 ribu, telur saja. Kalau ditambah lontong, harganya Rp 20 ribu,” ujarnya.

Proses memasak petis bumbon itu, kata Istiqomah, juga tidak sebentar. Ia mengaku harus mulai memasak Dari pagi hari.

“Masaknya lama, Di pagi. Lomboknya harus sampai keluar Migas, itu tandanya sudah matang dan enak,” ujarnya.

Salah satu pelanggan setia petis bumbon asal Sampangan, Arief AA (47), tampak Ditengah mengantre bersama keluarganya. Ia mengaku selalu menyempatkan diri membeli Masakan tersebut setiap Ramadan.

“Sudah langganan Bisa Jadi 10 tahun. Setiap Ramadan pasti beli. Soalnya ini legendaris, mantap lah rasanya,” kata Arief.

Arief mengaku paling menyukai coro dan gudeg koyor yang juga dijual Istiqomah. Menurutnya, berkunjung Hingga Dugderan tanpa mencicipi Masakan legendaris tersebut terasa kurang lengkap.

“Rasanya khas, komplet. Beda Di yang lain. Makanya wajib menclok Hingga sini kalau Ramadan,” tuturnya.

Artikel ini sudah tayang Di detikjateng Bersama judul “Petis Bumbon Masakan Khas Semarang yang Hanya Muncul Pada Ramadan


(adr/adr)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Hanya Ada Pada Ramadan! Petis Bumbon Khas Semarang yang Gurih Nikmat

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้