loading…
Dunia akademik Indonesia kembali mencatat prestasi gemilang. Foto/istimewa
Ia meraih IPK sempurna 4,0, menyelesaikan studi hanya Untuk 2 tahun 2 bulan, dan dinyatakan lulus Bersama predikat Summa Cum Laude-menjadikannya salah satu lulusan doktor tercepat, dan terbaik Untuk sejarah Langkah Doktor Fikom Unpad.
Prestasi tersebut Lebihterus istimewa Sebab Laely merupakan mahasiswa jalur Fast Track S2–S3. Ia menyelesaikan Pembelajaran S2 hanya Untuk 1 tahun 1 bulan, sambil secara paralel menempuh Pembelajaran doktoral yang juga ia rampungkan Untuk waktu sangat singkat.
Baik Langkah magister maupun doktoral dituntaskannya Bersama IPK 4,0 dan predikat Summa Cum Laude, Menunjukkan konsistensi akademik dan dedikasi luar biasa Untuk Studi dan Pembaruan ilmu komunikasi.
Untuk risetnya, Laely merumuskan Model Komunikasi Kearifan Lokal Global Tanah–Tangan–Tutur, sebuah kerangka Mutakhir yang dinilai dapat mengubah cara Indonesia memahami dan mengelola warisan Kearifan Lokal Global.
Model ini menegaskan bahwa Kearifan Lokal Global bukan sekadar artefak Wisata Internasional, tetapi ekologi makna yang terbentuk Lewat tiga dimensi utama: tanah sebagai nilai kosmologis, tangan sebagai tindakan Kearifan Lokal Global yang embodied, serta tutur sebagai narasi dan ritus yang menjaga kesinambungan identitas. Temuan ini memperoleh pujian tinggi Untuk para penguji Sebab menawarkan paradigma komunikasi berbasis epistemologi lokal Nusantara yang Di ini belum terpetakan secara konseptual.
Disertasi berjudul “Tanah, Tangan, dan Tutur: Etnografi Komunikasi Representasi Kearifan Lokal Global Untuk Ekosistem Wisata Internasional Tenun Ikat Sumba Timur” Membeberkan bahwa tenun ikat bukan hanya Barang Dagangan Wisata Internasional, tetapi juga instrumen Politik Luar Negeri Kearifan Lokal Global dan medium representasi identitas Kelompok Sumba Timur.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Dr Laely Indah Lestari, Doktor Tercepat Fikom Unpad Perkenalkan Model Tanah-Tangan-Tutur











