Bukan Nama Orang! Ini Cerita Ke Balik Nama Restoran Jepang ‘Yoshinoya’



Jakarta

Nama Yoshinoya sudah tidak Foreign Bagi orang Indonesia, apalagi Bagi Pendukung gyudon khas Jepang. Akan Tetapi Ke balik nama yang terdengar sederhana itu, ternyata ada cerita Memikat dan tidak banyak diketahui. Begini kisahnya.

Yoshinoya merupakan restoran spesialis penyaji gyudon Ke Jepang. Didirikan tahun 1899 Ke Tokyo sebagai kedai sederhana yang menawarkan nasi daging sapi panggang yang penyajiannya cepat dan harganya terjangkau.

Ekspansi Yoshinoya begitu luas, Malahan sampai Ke Tanah Air. Ke Indonesia, Yoshinoya pertama kali masuk tahun 1995, tapi sempat tutup Ke 1998. Setelahnya Itu hadir kembali Disekitar tahun 2010. Sampai sekarang, restoran asal Jepang ini punya banyak peminat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ke balik popularitasnya, Yoshinoya punya fakta Memikat soal namanya. Melansir SoraNews 24 (30/3), secara tulisan Jepang, Yoshinoya ditulis Didalam kanji 吉野家.

Sekilas, banyak orang mengira nama ini berasal Untuk nama keluarga ‘Yoshino’. Ditambah lagi, kata ‘ya’ Untuk bahasa Jepang bisa berarti Rumah, keluarga, atau Malahan tempat usaha seperti restoran. Didalam Sebab Itu, wajar jika banyak yang mengira Yoshinoya didirikan Didalam seseorang bermarga Yoshino.

Akan Tetapi ternyata, faktanya tidak demikian. Pendiri Yoshinoya adalah Eikichi Matsuda, yang membuka restoran pertamanya 127 tahun lalu Ke Tokyo. Ia juga bukan berasal Untuk Area Yoshino, melainkan Untuk distrik Sumiyoshi Ke Osaka.

Eikichi Matsuda mendirikan Yoshinoya Sebelum 127 tahun lalu. Foto: Sora News 24

Ternyata, nama ‘Yoshinoya’ dipilih bukan Lantaran nama keluarga atau tempat tinggal, melainkan sebagai bentuk penghormatan Pada salah satu tempat Kandidatteratas Matsuda.

Inspirasi nama Yoshinoya berasal Untuk Gunung Yoshino yang berada Ke Prefektur Nara, Area yang bertetangga Didalam Osaka. Gunung Yoshino sendiri terkenal sebagai salah satu lokasi terbaik Bagi menikmati bunga sakura Ke Jepang.

Lereng Gunung Yoshino dipenuhi begitu banyak pohon sakura Supaya dibagi menjadi empat Pada, yaitu bawah, Di, atas, dan Pada Untuk ‘senbon’, atau ‘seribu pohon’.

Yoshinoya JepangGunung Yoshino yang menjadi inspirasi nama restoran Yoshinoya. Foto: Sora News 24

Itu bukanlah hiperbola, Lantaran Ke gunung tersebut terdapat Disekitar 30.000 pohon. Hutan bunga sakura yang begitu luas ini membuat tur helikopter menjadi salah satu cara terbaik Bagi merasakan keindahan tersebut.

Keindahan tersebut membuat Matsuda memilih nama Yoshino sebagai Pada Untuk identitas restorannya. Ia ingin Memberi penghormatan Ke tempat yang ia kagumi, bukan sekadar menggunakan nama pribadi atau Area asalnya.

Menariknya, meski terinspirasi Untuk sakura, Yoshinoya tidak menggunakan elemen bunga sakura Untuk desain restoran atau logonya. Hal tersebut membuat banyak pelanggan tidak Mengetahui hubungan Di nama Yoshinoya Didalam Gunung Yoshino.

(adr/adr)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bukan Nama Orang! Ini Cerita Ke Balik Nama Restoran Jepang ‘Yoshinoya’

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้