loading…
Founder dan CEO Hive Five, Sabar L. Tobing mengingatkan, pelaku usaha Sebagai tidak menunggu akhir tahun Di melakukan pengelolaan dan rekonsiliasi Iuran Wajib. Foto/Dok
“Hindari kurang bayar Iuran Wajib Di jumlah besar Ke akhir tahun Didalam melakukan pengelolaan dan rekonsiliasi Iuran Wajib secara berkala,” kata Sabar Di diskusi bertajuk Strategi Perancangan Iuran Wajib dan Perlindungan Kekayaan, Jumat (25/9/2026).
Ia mengatakan, pembukuan dan pencatatan menjadi Pada penting Untuk wajib Iuran Wajib, khususnya mereka yang Memperoleh kegiatan Usaha. Pencatatan perlu mencakup aset, harta, transaksi, hingga Kegiatan usaha Agar posisi keuangan dapat dijelaskan secara jelas.
Baca Juga: Kepatuhan Iuran Wajib Dinilai Karena Itu Kunci Lindungi Usaha dan Aset
Menurut dia, pembukuan yang tertata juga Akansegera membantu wajib Iuran Wajib Di menjalankan administrasi maupun ketika Berusaha Mengatasi pemeriksaan Iuran Wajib. “Pembukuan dan pencatatan yang rapi Akansegera memudahkan administrasi serta proses pemeriksaan Iuran Wajib,” ujarnya.
Di mengelola Iuran Wajib, Sabar mengatakan pelaku usaha juga perlu memahami Kebugaran bisnisnya. Besaran omzet, laba, biaya, jenis penghasilan, hingga penghasilan kena Iuran Wajib Memperoleh pengertian dan perlakuan yang berbeda. Baca Juga: Restitusi Iuran Wajib Tertahan Gara-gara APBN Ketat, Utang Bangsa Rp70 T Ancam Likuiditas Pengusaha
Lantaran itu, ia mengingatkan agar pelaku usaha memahami perbedaan setiap komponen tersebut Sebagai menghindari Kegagalan penghitungan kewajiban perpajakan. Menurut Sabar, kesiapan data menjadi Lebihterus penting ketika pemeriksaan mencakup beberapa jenis Iuran Wajib.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Tips Pengelolaan Administrasi Iuran Wajib Pelaku Usaha, Jangan Tunggu Akhir Tahun











