Ankara –
Traveler yang berencana Melakukan Kunjungan Ke Iran harus bersiap Berjuang Didalam pilihan penerbangan yang Lebih terbatas. Sejumlah maskapai besar, mulai Untuk Turkish Airlines, Pegasus Airlines, hingga AJet, membatalkan penerbangan mereka Ke Iran.
Keputusan itu diambil Didalam manajemen maskapai-maskapai itu Setelahnya Amerika Serikat (AS) memperketat Hukuman Politik Di sektor penerbangan Bangsa tersebut.
Turkish Airlines dan anak usahanya, AJet, dilaporkan menghentikan penerbangan Ke Iran hingga Maret 2027. Sambil Itu, maskapai berbiaya rendah Pegasus Airlines menghapus seluruh tujuan Ke Iran Untuk sistem pemesanan tiket mereka hingga waktu yang belum ditentukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malahan, perwakilan Turkish Airlines tidak dapat memastikan apakah penerbangan Ke Iran Berencana kembali dibuka Setelahnya Maret 2027. Dikutip Untuk Middle East Eye (MEE), Rabu (23/9/2026), sumber yang mengetahui Aturan tersebut menyebut tekanan Hukuman Politik Untuk AS sangat besar Agar maskapai-maskapai Turki memilih menghentikan seluruh layanan Ke Iran.
Langkah sejumlah maskapai itu muncul Setelahnya Pejabat Tingginegara Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent Memperkenalkan Aturan Mutakhir Ke Senin (21/9). Untuk wawancara Didalam CNBC, Bessent mengatakan maskapai Iran Berencana kehilangan akses Di berbagai layanan penting yang dibutuhkan Sebagai menjalankan penerbangan internasional.
“Ke 23 September, seluruh maskapai Iran Berencana ditutup Ke seluruh dunia,” kata Bessent, dikutip Untuk AFP, Selasa (22/9).
Menurut dia, maskapai Iran tidak Berencana lagi bisa memperoleh layanan yang lazim diberikan bandara internasional. Mulai Untuk pengisian bahan bakar, layanan pendaratan, hingga penjualan tiket dapat dihentikan jika penyedia jasa tidak ingin terkena Hukuman Politik sekunder Untuk AS.
“Jika mereka mendarat, tidak boleh ada yang mengisi bahan bakar pesawat mereka, Menyediakan layanan pendaratan, atau menjual tiket Sebagai mereka. Jika tetap melayani, pihak tersebut berisiko kehilangan akses Ke sistem Matauang Asing AS,” ujar Bessent.
Ancaman tersebut tidak hanya ditujukan kepada maskapai Iran, tetapi juga kepada bandara, pemasok avtur, agen tiket, hingga perusahaan layanan penerbangan lain yang masih membantu operasional maskapai Iran Ke luar negeri.
(wsw/fem)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Turkish Airlines, Pegasus & AJet Batalkan Penerbangan Ke Iran Buntut Hukuman Politik AS











