Subaru Menyerah, Wacana Luncurkan Kendaraan Pribadi Elektrik 2028 Dibatalkan


Jakarta, CNN Indonesia

Subaru membatalkan peluncuran Kendaraan Pribadi listriknya sendiri yang Sebelumnya dijadwalkan bakal rilis Di 2028. Keputusan ini muncul usai Subaru melaporkan laba operasionalnya Di tahun fiskal ini junam 90 persen.

Tarif yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) Di Kendaraan Pribadi Perdagangan Masuk Negeri telah merugikan Subaru Disekitar US$1,4 miliar dan penurunan lain Yang Berhubungan Di Kendaraan Pribadi Elektrik disebut mencapai US$385 juta.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Subaru mundur Di Pembuatan Kendaraan Pribadi Elektrik yang sudah dilakukan internal. Merek Jepang ini tadinya menyiapkan pabrik Terbaru Di area pabrik Oizumi, prefektur Gunma Untuk itu dan berencana Mengeluarkan hingga empat model Kendaraan Pribadi Elektrik Di 2028.

Sebelumnya produksi Kendaraan Pribadi Elektrik Subaru direncanakan mulai 2027 Di pabrik tersebut, tetapi kini Subaru memilih mengalihkannya memproduksi Kendaraan Pribadi bensin dan hybrid.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Produksi Kendaraan Pribadi Elektrik Subaru kini ditunda tanpa penjelasan hingga kapan.

Ini adalah kali kedua Untuk enam bulan Subaru Menarik Perhatian diri Di komitmen Kendaraan Pribadi Elektrik. Di November lalu, perusahaan Mengeluarkan Akansegera mengalihkan dana Di Penanaman Modal Untuk Negeri Kendaraan Pribadi Elektrik senilai US$9,7 miliar yang direncanakan Hingga Pembuatan kendaraan hybrid dan ICE (Internal Combustion Engine). Kini, Langkah Kendaraan Pribadi Elektrik internal telah dihentikan sepenuhnya.

CEO Subaru, Atsushi Osaki, menyebut Situasi pasar Amerika Serikat (AS) sebagai faktor pendorongnya. Menurut komentar yang dilaporkan Automotive News, Osaki mengatakan perusahaan ingin melakukan evaluasi ulang penuh Pada strategi Kendaraan Pribadi listriknyasebelum menetapkan tanggal peluncuran Terbaru.

Kerugian Perbankan Subaru Lantaran Aturan tarif AS sangat besar. Laba Sebelumnya bunga dan Pajak Lainnya (EBIT) Subaru Untuk setahun penuh turun 90 persen menjadi hanya ¥40,1 miliar.

Perusahaan Merasakan kerugian bersih sebesar ¥51,36 miliar, membalikkan keuntungan sebesar ¥325 miliar setahun Sebelumnya.

Penurunan nilai kredit regulasi lingkungan sebesar ¥28 miliar, yang nilainya terdevaluasi Di bawah perubahan Aturan pemerintahan AS Pada ini, menambah kerugian tersebut.

Subaru bergabung Di Mazda yang juga sudah Berkata penundaan peluncuran Kendaraan Pribadi Elektrik pertama mereka sendiri, Di 2027 menjadi 2029. Mazda Setelahnya Itu memangkas Penanaman Modal Untuk Negeri Kendaraan Pribadi Elektrik yang direncanakan hampir setengahnya, Di Disekitar $12,5 miliar menjadi Disekitar $7,5 miliar.

Toyota, Honda, Subaru, dan Mazda telah menunda atau Memangkas Langkah Kendaraan Pribadi Elektrik Untuk beberapa bulan terakhir. Strategi para produsen asal Jepang ini berlawanan Di produsen China yang agresif berekspansi Di berbagai Bangsa.

Subaru memastikan empat model Kendaraan Pribadi Elektrik mereka yang dikembangkan bersama Toyota, yaitu Solterra, Uncharted, Trailseeker, dan Getaway tetap sesuai jadwal.

(fea)


Add

as a preferred
source on Google






Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Subaru Menyerah, Wacana Luncurkan Kendaraan Pribadi Elektrik 2028 Dibatalkan

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้