loading…
Dinov—sapaan akrabnya—Berusaha Mengatasi tantangan besar Dari awal. Ia tiba Di Uzbekistan Di 22 April dini hari dan langsung menjalani undian kuda keesokan harinya. Bersama sistem borrow horse (kuda pinjam), ia hanya Memperoleh waktu adaptasi yang sangat terbatas: satu sesi Pelatihan Di 30 menit dan enam kali lompatan Sebelumnya turun bertanding.
Situasi tersebut membuat proses penyesuaian menjadi tidak mudah. Beruntung, Dinov Menyambut Pemberian Bersama Manajer lokal Uzbekistan, Bekzod Kurbanov, yang membimbingnya Menyesuaikan Bersama kuda hasil undian.
Meski minim persiapan, Dinov mampu tampil solid Di kelas open—kategori yang mayoritas diisi Olahragawan senior, termasuk Bersama Bangsa-Bangsa Timur Ditengah. Bersama sedikit peserta junior, Indonesia menjadi salah satu yang mencuri perhatian.
Pada berlaga, Dinov yang berpasangan Bersama kuda Jangcy L mencatatkan clear round Bersama waktu 56,96 detik. Hasil itu cukup Untuk mengamankan podium ketiga. Posisi pertama dan kedua ditempati Olahragawan tuan Rumah Uzbekistan, Dilshod Shokirov dan Anna Sigidina, yang juga mencatatkan clear round Bersama waktu lebih cepat.
Prestasi ini menjadi pencapaian penting Untuk Dinov, yang Sebelumnya harus Lewat seleksi ketat Di ajang Patriot Equifest & Kartini Cup 2026 Di Indonesia. Podium Di Tashkent sekaligus menjadi bukti bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya Untuk mewakili Indonesia tidak sia-sia.
Dinov pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanannya hingga tampil Di Trophy internasional tersebut.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Olahragawan Berkuda Nusrtdinov Zayan Fatih Kibarkan Merah Putih Di Tashkent











