loading…
Kurs Mata Uang Uang Negara Indonesia Pada Kurs Mata Uang Amerika AS ditutup melemah Di akhir perdagangan Kamis (5/3/2026). FOTO/dok.SindoNews
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan Uang Negara Indonesia ini salah satunya didorong sentimen eksternal, yaitu tensi Politik Global Di Timur Di memanas Setelahnya Iran Melakukan gelombang rudal Di Israel yang menyebabkan jutaan penduduk berlindung Di tempat perlindungan bom Di konflik memasuki hari keenam dan hanya beberapa jam Setelahnya upaya Untuk menghentikan serangan udara AS diblokir Di Washington.
“Di hari Rabu, sebuah kapal selam AS menenggelamkan kapal Konflik Bersenjata Iran Di lepas pantai Sri Lanka, menewaskan sedikitnya 80 orang, dan Lini Dibelakang udara Organisasimiliter menghancurkan rudal balistik Iran yang ditembakkan Di arah Turki,” tulis Ibrahim Di risetnya.
Baca Juga: Uang Negara Indonesia Rontok Di Di Konflik Bersenjata AS-Iran, Hari Ini Sentuh Rp16.872 per Kurs Mata Uang Amerika AS
Pasukan Iran telah menyerang kapal tanker Energi Di atau Di Selat Hormuz. Ledakan dilaporkan terjadi Di Di sebuah kapal tanker Di lepas pantai Kuwait, menurut Operasi Perdagangan Maritim Inggris.
Eskalasi tersebut terjadi ketika putra pemimpin tertinggi Iran yang telah tewas muncul sebagai kandidat terdepan Untuk menggantikannya, Menunjukkan bahwa Teheran tidak Berencana menyerah Di tekanan, lima hari Setelahnya Amerika Serikat dan Israel melancarkan Pencalonan Politik militer yang telah menewaskan ratusan orang dan mengguncang pasar Internasional.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Uang Negara Indonesia Kian Terpuruk Imbas Konflik Bersenjata Timur Di, Kurs Mata Uang Amerika AS Tembus Rp16.903











