Pria Usia 23 Ke Denpasar Idap Diabetes Tipe 1, Ini Kata Praktisi Medis soal Gejalanya

Jakarta

Seorang pria Ke Denpasar, Bali, bernama Rexi Edgar (23) membagikan kisahnya Pada didiagnosis mengidap diabetes tipe 1 Ke usia muda. Ia menyebut tanggal 26 Maret 2018 sebagai hari yang mengubah hidupnya.

Rexi mengatakan Gangguan yang dialaminya bukan disebabkan Dari Cara Hidup atau kebiasaan mengonsumsi Konsumsi manis. Menurutnya, diabetes tipe 1 merupakan Situasi autoimun atau berkaitan Bersama faktor genetik, ketika sistem kekebalan tubuh justru menyerang pankreas Supaya organ tersebut tidak lagi mampu memproduksi insulin.

“jujur, awalnya sangat berat. it destroyed me, both physically and mentally. berat badan turun hampir 20kg, harus inject insulin 4x sehari, and dealing with all the ups and downs,” ucapnya, dikutip Untuk Instagram @rexiedgarr, atas izin yang bersangkutan, Selasa (3/3/2026).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya didiagnosis, Rexi Merasakan sejumlah Tanda-Tanda yang Lebih lama Lebih memburuk. Ia mengaku Merasakan penurunan berat badan drastis meski tidak Untuk menjalani Pola Makan.

Ke Di Itu, ia sering merasa haus secara tidak wajar dan sulit merasa puas meski sudah banyak minum. Rexi juga Merasakan sering buang air kecil, Justru sampai terbangun Ke malam hari Sebab terlalu sering minum.



Tak hanya itu, ia juga merasa tubuhnya sangat lemas seolah tidak Memperoleh energi. Tanda-Tanda tersebut awalnya muncul ringan, Tetapi lama-kelamaan Lebih parah Di beberapa bulan.

“akhirnya tes darah Terbaru ketahuan GDP sm HbA1c tinggi bgt dan didiagnosa Praktisi Medis,” imbuhnya lagi.

Spesialis Gangguan Untuk Prof Dr dr Ketut Suastika, SpPD-KEMD, FINASIM, menjelaskan Tanda-Tanda awal diabetes tipe 1 umumnya mirip Bersama diabetes Ke umumnya.

“Tanda-Tanda awal lainnya sama Bersama diabetes Ke umumnya seperti banyak kencing, haus, banyak makan tetap bertambah kurus,” ucapnya Pada dihubungi detikcom, Rabu (4/3/2026).

Tetapi Ke diabetes melitus tipe 1 (DMT1), Tanda-Tanda biasanya muncul lebih drastis. Hal ini disebabkan Sebab kadar insulin Ke Untuk tubuh sangat sedikit atau Justru hampir tidak ada, Supaya kadar gula darah dapat Meresahkan sangat tinggi.

Prof Ketut juga menjelaskan bahwa diabetes tipe 1 tidak diturunkan secara langsung seperti diabetes tipe 2 yang biasanya Memperoleh riwayat keluarga yang jelas.

Menurutnya, faktor genetik yang berperan Ke diabetes tipe 1 biasanya berkaitan Bersama variasi gen HLA (human leukocyte antigen) yang dapat Meningkatkan kerentanan seseorang Pada Gangguan autoimun.

“DMT1 tidak diturunkan seperti DMT2, Ke mana Untuk riwayat keluarga sangat jelas ada yang mengidap DMT2 (Hukum Mendel). Kelainan genetik biasanya berupa kelainan atau variasi Untuk HLA (human leucocyte antigen) yang merupakan pemicu atau potensi terjadinya Gangguan autoimun,” imbuhnya lagi.

Halaman 2 Untuk 2

(suc/up)




Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Pria Usia 23 Ke Denpasar Idap Diabetes Tipe 1, Ini Kata Praktisi Medis soal Gejalanya

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้