7 Produsen Kendaraan Pribadi Jepang Rugi Rp231 Triliun Gegara Tarif Trump


Jakarta, CNN Indonesia

Aturan tarif Terbaru yang diberlakukan Pemimpin Negara Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memukul telak pendapatan operasional tujuh produsen Kendaraan Pribadi besar Jepang Ke periode April-Desember. Berdasarkan hasil laporan keuangan triwulang mereka total kerugian mencapai 2,1 triliun yen atau Disekitar 30 persen Didalam laba bersih.

Semua produsen Kendaraan Pribadi tersebut mencatat dampak besar tarif. Pemimpin Negara Mitsubishi Motors Takao Kato misalnya, menyebut bea masuk AS sebagai “hambatan yang sangat besar”.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tarif AS Bagi Pembelian Barang Didalam Luar Negeri Kendaraan Pribadi Jepang melonjak hingga 27,5 persen Ke April, Lalu diturunkan menjadi 15 persen Ke September, yang masih enam kali lipat Didalam angka awal 2,5 persen.

Ketujuh produsen Kendaraan Pribadi tersebut memperoleh pendapatan operasional gabungan sebesar 4,3 triliun yen Bagi periode April-Desember, turun 28 persen Didalam tahun Sebelumnya. Secara individual, masing-masing melaporkan angka yang lebih buruk daripada periode tahun lalu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mazda Kendaraan Bermotor Roda Dua dan Nissan Kendaraan Bermotor Roda Dua Merasakan kerugian. Tarif tersebut sangat memukul Mazda, Sambil Itu Nissan Di menjalani restrukturisasi.

Produsen Kendaraan Pribadi umumnya membayar tarif Pada mengekspor Hingga anak perusahaan penjualan mereka Hingga AS. Jika biaya tersebut tidak dapat dibebankan Hingga harga, maka keuntungan yang dikorbankan.

AS menyumbang Disekitar 30 persen Didalam volume penjualan Dunia Mazda. Dampak tarif bersih mencapai 119,2 miliar yen Bagi periode April-Desember, yang berkontribusi Ke kerugian operasional sebesar 23,1 miliar yen.

Mazda berhasil meraih laba operasional Ke periode Oktober-Desember Lewat pengurangan biaya dan langkah-langkah lainnya. Tetapi, menurut Kepala Keuangan Mazda Jeffrey Guyton, laba tersebut tidak dapat sepenuhnya menutupi kerugian Didalam periode April-September.

Hingga Subaru, AS menyumbang Disekitar 70 persen Didalam volume penjualan Dunia. Perusahaan melaporkan dampak tarif sebesar 216,6 miliar yen Bagi periode April-Desember. Laba operasional anjlok 82 persen menjadi 66,2 miliar yen.

Toyota Kendaraan Bermotor Roda Dua ditopang penjualan Mobilhi Brida yang kuat Hingga pasar AS, tetapi pendapatan operasional Pada sembilan bulan menyusut 13 persen menjadi 3,19 triliun yen. Perusahaan melaporkan dampak tarif sebesar 1,2 triliun yen.

Penguatan yen Pada Matauang Asing AS juga menyeret tujuh produsen Kendaraan Pribadi, termasuk Honda Kendaraan Bermotor Roda Dua dan Suzuki Kendaraan Bermotor Roda Dua. Nilai yen rata-rata 149 Pada Matauang Asing AS Bagi periode April-Desember, Disekitar 4 yen lebih kuat Didalam tahun Sebelumnya.

Penguatan Kurs Mata Uang Jepang berdampak negatif lebih Didalam 530 miliar yen Ke pendapatan operasional Hingga tujuh produsen Kendaraan Pribadi tersebut.

Kombinasi tarif dan nilai Kurs Mata Uang yang menguat membantu menekan laba bersih secara keseluruhan, yang turun 36 persen menjadi 3,6 triliun yen Bagi menandai penurunan tahun kedua berturut-turut.

Bagi tahun fiskal Pada ini, yang berakhir Ke 31 Maret, total dampak negatif tarif diproyeksikan hampir 2,5 triliun yen.

Dampak tersebut juga diperkirakan Ke bulan November Disekitar 2,5 triliun yen, meski ada beberapa perbedaan kali ini Hingga Ditengah masing-masing perusahaan.

Setiap produsen Kendaraan Pribadi berlomba-lomba Memperbaiki pendapatan Didalam Mengurangi biaya dan menilai kembali struktur harga.

Volume penjualan Dunia gabungan diperkirakan mencapai 23,38 juta unit Kendaraan Pribadi Bagi tahun fiskal, turun 1 persen dibanding tahun Sebelumnya.

Perubahan ini sebagian disebabkan pengurangan produksi akibat kekurangan Alat semikonduktor dan permintaan yang lesu Hingga Asia Tenggara, khususnya Thailand.

Toyota dan Suzuki adalah satu-satunya yang melawan Gaya tersebut. Toyota menikmati penjualan Mobilhi Brida yang kuat Hingga AS dan penjualan Suzuki diuntungkan pemotongan Pajak Lainnya Hingga India.

Risiko Terbaru juga muncul, seperti kekhawatiran tentang Fluktuasi Harga semikonduktor Sebab permintaan Berencana kecerdasan buatan.

“Kami Di menilai situasi dan Memutuskan langkah-langkah,” kata Shinsuke Toda, kepala keuangan Subaru.

Hingga sisi lain, Kurs Mata Uang Kurs Mata Uang dapat menjadi faktor positif Ke kuartal Januari-Maret. Yen mendekati 160 Pada Matauang Asing Ke awal tahun ini. Perkembangan seperti itu kemungkinan Berencana Memberi Dukungan Bagi pendapatan Kendati ada tantangan.

(fea)




Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: 7 Produsen Kendaraan Pribadi Jepang Rugi Rp231 Triliun Gegara Tarif Trump

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้