Vokalis Meghan Trainor Terbaru saja dikaruniai anak ketiga perempuan yang diberi nama Mikey Moon Di 18 Januari 2026. Mikey lahir Melewati prosedur surrogacy atau ibu pengganti.
Meghan menceritakan ada proses panjang yang dilakukan Sebelumnya memutuskan prosedur ini. Ia telah berkonsultasi Didalam Praktisi Medis dan menurutnya ini menjadi cara paling aman Bagi tetap melanjutkan Kemajuan keluarganya.
“Kami Akansegera selamanya berterima kasih kepada semua Praktisi Medis, perawat, dan Regu medis yang mewujudkan mimpi ini. Kami melewati banyak diskusi Didalam para Praktisi Medis, dan ini adalah cara paling aman Bagi kami Bagi terus menumbuhkan keluarga,” ungkap ungkap Meghan dikutip Untuk People, Kamis (22/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
|
Meghan Trainor melahirkan anak ketiga Melewati rahim ibu pengganti. Foto: Instagram @meghantrainor
|
Meski prosedur ini masih menjadi Perdebatan, ia berpendapat prosedur ini tidak seharusnya dihakimi. Terlebih, setiap keluarga Memiliki perjalanan yang berbeda.
Ia juga menyebut ibu pengganti yang mengandung putrinya sebagai ‘superwoman’. Menurutnya, wanita yang tak diungkap identitasnya itu merupakan sosok yang tulus dan kuat.
“Ibu pengganti kami adalah salah satu orang paling tulus, kuat, dan penuh kasih yang pernah saya temui. Sepanjang perjalanan kami merasa sangat terhubung, dan saya Akansegera selalu berterima kasih atas perhatian serta cinta yang ia berikan kepada putri kami,” sambungnya.
Meghan Pada ini cukup terbuka Didalam proses kelahiran anak-anaknya, termasuk Pengalaman Hidup mengerikan yang dialaminya. Sebelumnya, ia sudah melahirkan dua putra bernama Riley (4) dan Barry (2) yang dikandungnya sendiri.
Ketika Riley lahir, sang putra Merasakan gangguan pernapasan hingga harus dirawat Di ruangan khusus Pada beberapa hari. Meghan juga Merasakan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) atau gangguan Tekanan pasca trauma Sesudah melahirkan Riley.
Ketika anaknya harus dirawat Di ruang NICU, ia masih terbaring Di Perabot operasi.
“Biasanya Pada kamu dijahit Pada 45 menit, kamu melihat bayimu dan berpikir, ‘Lihat bayi cantik kita. Kita berhasil. Ini segalanya’. Tapi Pada itu aku terbaring sendirian. Untuk Kebugaran masih dibius, aku menelepon ibuku. Dia menangis sambil bertanya, ‘Kamu baik-baik saja?’ dan aku menjawab, ‘Kami baik-baik saja’,” ceritanya.
“Tapi setiap kali aku menceritakan kejadian itu Di orang lain, mereka bilang, ‘Astaga,’ dan aku Terbaru sadar, ‘Iya ya, itu cukup kacau.’ Aku harus belajar memahami betapa traumatisnya Pengalaman Hidup itu,” sambung Meghan.
Gangguan Keadaan mental dan fisik juga terjadi Sesudah ia melahirkan Barry. Ia merasa sangat kelelahan dan Merasakan serangan panik. Meghan menggambarkan situasinya seperti ia Lagi sekarat.
Ketika ia berdiri, ia selalu merasa pusing seperti Akansegera pingsan. Ia Malahan tidak merasa aman Pada menggendong Barry.
“Aku tidak merasa aman menggendong bayiku, dan Di Pada yang sama aku merasa tubuhku seperti menyerah,” cerita Meghan.
“Memiliki anak adalah hal tersulit. Pada aku berbincang Didalam ibu-ibu lain, aku sering bilang, ‘Ini traumatis dan gila, ya?’ Tapi kita diharapkan tetap berjalan seolah semuanya baik-baik saja,” tambahnya.
Meski begitu traumatis, Meghan mengatakan keberadaan anak-anaknya tetap membuat hidupnya lebih baik.
Halaman 2 Untuk 2
(avk/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Alasan Meghan Trainor Sewa Rahim ‘Ibu Pengganti’ Bagi Lahirkan Anak Ketiga











