NASA Pastikan Gerhana Matahari Cincin Api Berencana Terjadi Bulan Di

loading…

Gerhana Matahari Cincin Api. FOTO/VAONIS

NASA – Gerhana matahari pertama tahun 2026 diperkirakan Berencana terjadi Ke tanggal 17 Februari, menjadikannya peristiwa langit unik yang dikenal sebagai gerhana matahari cincin atau sering disebut sebagai gerhana ‘cincin api’.

Seperti dilansi Di NDTV kemarin, menurut Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA), Kejadian Luar Biasa ini terjadi ketika Bulan melewati Pada Di Matahari tetapi tampak sedikit lebih kecil, menciptakan cincin sinar matahari yang bersinar Ke Di tepinya.

“Gerhana matahari cincin terjadi ketika Bulan melewati Di Matahari dan Bumi, tetapi berada Ke atau Di titik terjauhnya Di Bumi. Lantaran Bulan lebih jauh Di Bumi, ia tampak lebih kecil daripada Matahari dan tidak sepenuhnya menutupi Matahari,” tulis NASA.

“Sebab, Bulan tampak sebagai cakram gelap Ke atas cakram yang lebih besar dan lebih terang, menciptakan apa yang tampak seperti cincin Ke Di Bulan,” tambahnya.

Menurut situs berita Space.com, gerhana Berencana dimulai Di fase parsial Di pukul 9.56 pagi UTC, mencapai cakupan maksimum Di pukul 12.12 siang UTC dan berakhir Di pukul 2.27 siang UTC.

Akan Tetapi, jalur gerhana hanya Berencana melewati benua Antartika, Supaya tidak terlihat Di sebagian besar penduduk dunia.

(wbs)

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: NASA Pastikan Gerhana Matahari Cincin Api Berencana Terjadi Bulan Di