loading…
5 Bangsa Besar Berpeluang Boikot Trophy Dunia 2026, Buntut Aturan Luar Negeri AS
Situasi ini memicu kekhawatiran serius Ke internal FIFA . Pasalnya, Trophy Dunia 2026 Berencana melibatkan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah yakni 48 Bangsa—sangan membutuhkan jaminan akses, Keselamatan, dan netralitas politik. Akan Tetapi Aturan luar negeri AS yang agresif dan memberi tekanan ekonomi langsung dinilai Berpeluang mengiris semangat tersebut.
Pembatasan Visa Bikin Masalah Makin Kompleks
Salah satu pemicu masalah adalah Aturan pembatasan visa Amerika Serikat Pada warga Di sedikitnya 75 Bangsa. Daftar tersebut mencakup Bangsa-Bangsa yang secara realistis berpeluang tampil Ke Trophy Dunia 2026, seperti Brasil, Uruguay, Maroko, Iran, Senegal, hingga Pantai Gading. Meski pemerintah AS Mengungkapkan Berencana memberi pengecualian Untuk Olahragawan dan ofisial Regu, larangan tetap diberlakukan Untuk Penggemar, pejabat federasi, dan delegasi non-teknis—sebuah keputusan yang dinilai diskriminatif dan bermuatan politik.
Tarif, Ambisi Teritorial, dan Operasi Militer Bayangi Trophy Dunia
Ke luar Topik visa, Aturan luar negeri AS yang mencakup ancaman tarif Pembelian Barang Di Luar Negeri Pada Eropa, wacana pencaplokan Greenland, serta keterlibatan militer Ke Amerika Latin dan Timur Ditengah turut memperkeruh situasi. Langkah-langkah tersebut menciptakan ketegangan diplomatik yang merembet Ke sektor Aktivitasfisik, termasuk Trophy Dunia 2026. Sejumlah pemerintah menilai AS tidak lagi Menunjukkan sikap netral yang layak Untuk tuan Tempattinggal ajang Aktivitasfisik Dunia.
Kepuasan ini menempatkan FIFA Ke posisi sulit: mempertahankan prinsip non-politik, atau Berusaha Mengatasi potensi boikot Di Bangsa-Bangsa besar yang Memperoleh pengaruh signifikan Pada daya tarik komersial dan Penghargaan Trophy.
5 Bangsa yang Berpeluang Boikot Trophy Dunia 2026
1. Spanyol
Spanyol menjadi salah satu Bangsa paling vokal Di menyuarakan ancaman boikot. Pemerintah Kota Madrid Sebelumnya Itu Mengungkapkan tidak Berencana mengirim Regu nasional jika Israel lolos Ke Trophy Dunia 2026, sebagai bentuk Penolakan atas konflik Ke Palestina. Meski Israel akhirnya tak lolos, sikap tegas tersebut membuka preseden bahwa Spanyol tidak ragu memboikot Kegiatan.
Absennya Spanyol Berencana menjadi pukulan besar Untuk Trophy Dunia. La Furia Roja bukan hanya Kampiun dunia 2010, tetapi juga kandidat kuat peraih gelar 2026 Di skuad muda yang Bersaing.
2. Jerman
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: 5 Bangsa Besar Berpeluang Boikot Trophy Dunia 2026, Buntut Aturan Luar Negeri AS











