Pembantu Ri Kesejaganan RI Budi Gunadi Sadikin merespons laporan dua warga Denpasar, Bali, yang sempat terpapar ‘super flu’. Menkes menegaskan Komunitas tidak perlu panik Sebab karakteristik Penyakit ini mirip flu biasa dan tingkat fatalitasnya sangat rendah.
“Betul. Flu ini kan Akansegera rutin terjadi Sebab memang sudah selalu terjadi. Tapi yang buat teman-teman bisa lebih Tenteram adalah bahwa ini kan fatality rate-nya rendah sekali,” kata pria yang akrab disapa BGS, Di ditemui detikcom Di kawasan Kamis (15/1/2026).
Menurutnya, kemunculan Tindak Kejahatan flu seperti ini merupakan hal yang wajar dan berulang setiap tahun, terutama Di daya Konsisten tubuh menurun atau terjadi perubahan cuaca. Sebab itu, ia mengimbau Komunitas Sebagai tetap menjaga Kesejaganan dan Memperbaiki daya Konsisten tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Karena Itu normal seperti flu biasa, kita jaga Kesejaganan kita supaya Kekebalan sistem kita bisa melawan Penyakit,” ujarnya.
Dua Tindak Kejahatan Terjadi Oktober 2025, Pasien Sudah Sembuh
Sebelumnya, Dinas Kesejaganan (Dinkes) Bali mengungkapkan ada dua warga Denpasar yang sempat terpapar Mikroba super flu. Berdasarkan informasi yang diterima, kedua Tindak Kejahatan tersebut sebenarnya terjadi Ke Oktober 2025.
Plt Kepala Bidang P2P Dinkes Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti, menjelaskan bahwa pihaknya Mutakhir Merasakan laporan resmi Yang Terkait Di temuan dua Tindak Kejahatan tersebut.
“Yang Terkait Di Di hasil temuan dua Tindak Kejahatan ini memang Mutakhir kami terima bahwa memang dikatakan positif dua dan itu pun kami telusuri bahwa pasiennya dirawat Di bulan Oktober,” kata Raka, Senin (13/1/2026).
Raka mengungkapkan, Tanda yang dialami kedua pasien menyerupai influenza, Akan Tetapi disertai sesak napas. Meski demikian, Situasi keduanya tidak berlangsung lama dan telah dinyatakan sembuh.
“(Dirawat) itu tidak lama ya, Sebab sudah sembuh juga pasiennya,” sambungnya.
Di ini, kedua pasien tersebut disebut sudah kembali beraktivitas normal seperti biasa.
Pemerintah Minta Warga Tidak Panik
Menkes menekankan bahwa temuan Tindak Kejahatan ini tidak perlu disikapi secara berlebihan. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga pola Kehidupan Sehat agar sistem Kekebalan tetap kuat Berusaha Mengatasi berbagai Mikroba yang memang terus bermutasi dan beredar Di Komunitas.
Ia juga mengingatkan Komunitas Sebagai tetap waspada, tetapi tidak panik, serta segera memeriksakan diri Di fasilitas Kesejaganan jika Merasakan Tanda berat seperti sesak napas atau demam tinggi yang tidak kunjung turun.
Di Situasi dua pasien yang sudah sembuh dan tidak ada laporan lonjakan Tindak Kejahatan, pemerintah memastikan situasi masih terkendali dan Komunitas diminta tetap Tenteram.
Halaman 2 Di 2
Simak Video “Video Menkes Minta Warga Tak Panik ‘Super Flu’: Bukan Seperti Covid-19“
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 2 Orang Di Bali Sempat Kena ‘Super Flu’, Ini Respons Menkes











